Beasiswa untuk Siswa dan Mahasiswa Miskin Terus Ditingkatkan

Tue, 01/01/2013 (All day)

Jakarta --- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) terus berkomitmen menyediakan akses pendidikan bagi siswa dan mahasiswa miskin, dalam bentuk pemberian beasiswa. Pada tahun 2012, total anggaran yang disediakan untuk beasiswa bagi siswa dan mahasiswa miskin sebesar Rp. 3,99 triliun, sedangkan untuk tahun 2013 akan ditingkatkan menjadi Rp. 4,59 triliun. Hal tersebut diungkapkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh dalam Konferensi Pers Akhir Tahun 2012, di Kantor Kemdikbud Jakarta, Jumat (28/12) kemarin.

"Dengan anggaran yang meningkat, tentu saja jumlah penerimanya akan meningkat," ujar Mendikbud. Jumlah penerima Beasiswa Bidikmisi yaitu beasiswa kuliah S1 bagi mahasiswa miskin, akan ditingkatkan. Jika tahun 2012 ini penerima Bidikmisi berjumlah 92 ribu mahasiswa, tahun 2013 akan dialokasikan untuk 150 ribu mahasiswa.

Selain itu dari segi tata kelola penyaluran beasiswa untuk siswa miskin juga akan diperbaiki. Menteri Nuh menjelaskan bahwa Kemdikbud akan memperbaiki mekanisme penyaluran Bantuan Siswa Miskin melalui penyaluran langsung dari Kementerian ke rekening siswa penerima.

Dalam kesempatan tersebut Mendikbud juga mengungkapkan kegembiraannya, bahwa indeks prestasi mahasiswa penerima Bidikmisi cukup memuaskan. "Sebanyak 81 % dari total penerima Bidikmisi, indeks prestasi kumulatif (IPK)-nya lebih dari 2,75," ujar mantan Rektor ITS tersebut. Selain itu ada beberapa mahasiswa Bidikmisi yang sampai semester ke-3, memiliki IPK 4. "Ini membuktikan bahwa anak-anak miskin jika diberi kesempatan, mampu berprestasi," ujar Menteri Nuh. (NW)