Inspektur Jenderal Kemendikbud Dorong Pejabat Patuh Laporkan Harta Kekayaannya  31 Januari 2018  ← Back


Jakarta, Kemendikbud --- Inspektur Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Irjen Kemendikbud) Daryanto mendorong semua pejabat yang termasuk dalam penyelenggara negara patuh melaporkan harta kekayaannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Karena ini memang menjadi kewajiban kita, maka kita laksanakan. Tahun lalu laporan Kemendikbud mencapai 97,8 persen," kata Daryanto saat membuka acara Bimbingan Teknis Pengisian e-LHKPN, di kantor Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemendikbud, Jakarta, Rabu (31/1/2018). Tahun 2018 ini ditargetkan seluruh penyelenggara negara di Kemendikbud melaporkan harta kekayaannya.

Saat ini pengisian Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) dapat dilakukan secara daring (online) melalui aplikasi e-LHKPN. Untuk menyosialisasikan penggunaan e-LHKPN di lingkungan para pejabat Kemendikbud, Itjen Kemendikbud menggelar bimbingan teknis.  

"Informasi dari KPK, di Kemendikbud beberapa orang sudah mengisi e-LHKPN, namun karena banyak yang belum tahu, KPK mengirim tim narasumber untuk membimbing kita menggunakannya," ujar Daryanto. Diharapkan dengan bimbingan teknis ini, para pejabat dapat segera menyelesaikan kewajibannya sebelum tanggal 31 Maret 2018.

e-LHKPN adalah aplikasi yang berbasis web (web based) untuk pengisian LHKPN dengan alamat https://www.elhkpn.kpk.go.id. Pengisian secara daring memungkinkan semua penyelenggara negara dapat mengisinya dimanapun dan kapanpun selama tersedia jaringan Internet.

Penyelenggara negara yang wajib melaporkan harta kekayaannya diatur dalam Peraturan KPK Nomor 07 Tahun 2016. Penyelenggara negara adalah pejabat negara yang menjalankan fungsi eksekutif, legislatif, atau yudikatif, dan pejabat lain yang fungsi dan tugas pokoknya berkaitan dengan penyelenggaraan negara atau pejabat publik lainnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. (Nur Widiyanto)
Sumber :

 


Penulis : pengelola web kemdikbud
Editor :
Dilihat 344 kali