Dalami Seni Pertunjukan, Kemendikbud Kirim Abang None Jakarta ke Broadway   09 Agustus 2018  ← Back

 

Jakarta, Kemendikbud ---  Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengirimkan empat orang Abang None Jakarta ke Broadway, Amerika Serikat, untuk mendalami seni pertunjukan. Kemendikbud menggandeng Ikatan Abang None Jakarta (IANTA) untuk meningkatkan kapasitas dan peran insan budaya dalam melestarikan kebudayaan Indonesia.

“Hubungan dengan kebudayaan ini memang satu barisan. Kita ingin agar sektor peresmian khususnya seni pertunjukan ini bisa berpacu, dan kalau begitu halnya, kenapa tidak pergi ke tempat pusatnya, yaitu Broadway. Saya tidak berpikir panjang lagi, ini harus didukung,” kata Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbud Hilmar Farid, dalam kegiatan Taklimat Media “Abnon To Broadway”, di Kantor Kemendikbud, Rabu (8/8/2018).

Lebih lanjut ia menambahkan, Kemendikbud mempunyai tugas untuk memajukan kebudayaan. “Program ini menjadi salah satu langkah penting untuk gerak maju, dan hasilnya langsung kelihatan. Di sini banyak yang dipelajari, bukan hanya soal skill, tapi juga hidup sebagai seniman. Di Indonesia rasanya masih janggal orang mau mencari kehidupan dari bidang kesenian,” tutur Hilmar.

Dalam Program “Abnon To Broadway”, empat Abang None Jakarta mengikuti kegiatan selama 10 hari, yakni pada 3-14 Juli 2018. “Cukup dapat rasa bagaimana seniman profesional mendedikasikan waktu dan hidupnya untuk seni pertunjukan,” ujar Hilmar.

Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri (PKLN) Kemendikbud, Suharti mengatakan, selain Program “Abnon To Broadway”,  Kemendikbud juga aktif mengirimkan pegiat budaya. Seperti pada tahun lalu, Kemendikbud telah mengirimkan 50 pegiat budaya ke negara lain. “Untuk Beasiswa Unggulan dari Kemendikbud di Indonesia, kita punya program tidak hanya gelar S1, S2, dan S3, tetapi juga nongelar. Tahun ini untuk program nongelar lebih banyak dimanfaatkan di bidang seni budaya, tidak hanya Abnon”.

Suharti mengatakan, Kemendikbud ingin dukung program seni di Indonesia, salah satunya dengan belajar ke negara lain. “Bagaimana juga, Broadway menjadi salah satu kiblat untuk pertunjukan seni dan budaya. Jadi dalam waktu 10 hari mereka sudah jauh lebih percaya diri dan sudah tahu bagaimana mengelola seni pertunjukan secara lebih profesional,” ujarnya.

Para Abang None yang diberangkatkan ke Broadway telah melewati proses tahapan seleksi dengan melibatkan juri independen. Dari puluhan Abang None yang ikut seleksi, terpilih tujuh orang yang diberangkatkan dalam dua tahap. Tahap pertama yang telah berangkat pada bulan Juli lalu adalah Sofura Maulida, Nabila Katyana, Audi Pratama, dan Rinaldy Zulkarnain. Pemberangkatan tahap kedua menyesuaikan dengan ketersediaan jadwal StudentsLive Broadway. Program “Abnon To Broadway” merupakan kerja sama Kemendikbud dengan Pemda DKI Jakarta, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Kementerian Pariwisata, dan Bakti Budaya Djarum Foundation.

Dengan mengikuti pelatihan teater musikal di Broadway, para peserta dapat belajar disiplin dan karakter. Di akhir program, para peserta akan memiliki kemampuan yang solid untuk menjadi lebih kompetitif di dalam industri seni peran. (Miranti Sarasinta/Desliana Maulipaksi)


Sumber :

 


Penulis : pengelola web kemdikbud
Editor :
Dilihat 1550 kali