Bintang Penghargaan B.J Habibie dari Jerman Diserahkan ke Museum Kepresidenan Balai Kirti   22 Januari 2015  ← Back

Jakarta, Kemendikbud --- Setelah sebelumnya diserahkan pada tahun 1980, Pemerintah Republik Federal Jerman menyerahkan secara resmi (replika) Bintang Penghargaan Das Grosse Verdenstkreuz Mit Stern und Schulterband dan Bintang Penghargaan Das Grosse Verdienstkreuz, kepada presiden ke-3 Republik Indonesia, B. J. Habibie. Kedua replika bintang penghargaan tersebut selanjutnya akan diserahkan ke Museum Kepresidenan Balai Kirti di Istana Bogor, Jawa Barat.

Penyerahan Replika Bintang Penghargaan Das Grosse Verdenstkreuz Mit Stern und Schulterband dan Bintang Penghargaan Das Grosse Verdienstkruz dilakukan secara langsung oleh Duta Besar Pemerintah Republik Federal Jerman untuk Indonesia, H. E. Dr. Georg Witschel kepada B.J Habibie.

Ditjen Kebudayaan Kemendikbud menggelar acara Penyerahan Bintang Penghargaan di Ruang Perpustakaan “Habibie dan Ainun”, pada Rabu, (21/01/2015), di kediaman pribadi B. J. Habibie, Kuningan, Jakarta Selatan. Dalam pidatonya, B. J. Habibie menyampaikan sekelumit kisah perjalanan hidupnya selama berkuliah di Jerman serta kecintaan dan dedikasinya terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi.

Bintang Penghargaan Das Grosse Verdenstkreuz Mit Stern und Schulterband dan Bintang Penghargaan Das Grosse Verdienstkruz merupakan penghargaan tertinggi yang ditujukan bagi insan yang bekerja dan memberikan kontribusi terhadap kemajuan Republik Federal Jerman, khususnya di bidang politik, ekonomi, sosial, dan mental.  

Prestasi B. J. Habibie sebagai Kepala Riset dan Pengembangan Analisis Struktur pada perusahaan Hamburger Flugzeugbau Gmbh hingga menjadi Wakil Presiden dan Direktur Teknologi pada MBB Gmbh, serta Penasehat Senior Teknologi pada Dewan Direksi MBB memberikan dampak positif di dunia industri Jerman.

Bintang penghargaan Das Grosse Verdenstkreuz Mit Stern und Schulterband dan Das Grosse Verdienstkreuz akan ditempatkan di Ruang Pameran Prof. Dr. Ing. H. B. J. Habibie, Museum Kepresidenan Balai Kirti, Istana Bogor. (Desliana Maulipaksi)

 


Sumber :

 


Penulis :
Editor :
Dilihat 548 kali