Akademisi Sambut Baik Adanya Unit Baru Pendidikan Keayahbundaan  18 Februari 2015  ← Back

Jakarta, Kemendikbud --- Menanggapi rencana pembentukan unit baru pendidikan keayahbundaan, Melly Sri Sulastri Rifa’i salah satu perintis dan pendiri jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), menyambut baik adanya unit baru tersebut. Ia berpendapat tidak semua orang tua bisa melakukan pendidikan dalam keluarga.

“Oleh karena itu kita sangat berbahagia dengan adanya unit baru ini dengan harapan  guru dapat membantu orang tua dalam memberikan pendidikan kepada anak,” kata Melly saat ditemui kemdikbud.go.id seusai acara forum diskusi kelompok pembahasan pendidikan keayahbundaan, di kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Senin (16/02/2015).

Ia berpendapat, pendidikan keluarga memiliki dua pokok pendidikan. Pertama, pendidikan bagaimana berkeluarga. Dalam pendidikan tersebut, kata dia, membahas mengenai pendidikan kesejahteraan keluarga. Kemudian pokok pendidikan keluarga yang kedua adalah pendidikan dalam keluarga. Dalam buku yang pernah ia tulis, pendidikan dalam keluarga membahas mengenai bagaimana memberikan pendidikan kepada anak-anak yang lahir dalam keluarga tersebut.

“Disitu dapat dikembangkan pendidikan tidak hanya terjadi pada anak, tetapi juga kepada orang tua itu sendiri,” ucap Melly.

Orang tua, tuturnya, dapat belajar dalam kelas pendidikan keorangtuaan dari berbagai media yang telah disediakan, seperti di sekolah, di lembaga pendidikan non formal, sampai dengan media-media sosial. Ia menyayangkan jika ibu-ibu muda tidak memanfaatkan teknologi informasi untuk mencari ilmu terkait tanggung jawab mereka sebagai orang tua.

Melly berharap Kemendikbud dapat berkolaborasi dengan berbagai kementerian dan lembaga yang memiliki pendidikan keluarga. “Perlu ditanamkan dalam pendidikan keluarga pengarusutamaan gender, tidak membeda-bedakan antara laki-laki dan perempuan. Bagaimana kita bisa saling menghargai satu sama lain,” pungkas Melly. (Seno Hartono)

 


Sumber :

 


Penulis :
Editor :
Dilihat 732 kali