Mendikbud Berikan Penghargaan Kepada Masyarakat Sekitar Sangiran  27 Februari 2015  ← Back

Sragen, Kemendikbud --- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan memberikan penghargaan kepada delapan orang masyarakat sekitar Museum Manusia Purba Sangiran yang peduli atas pengembangan situs. Penghargaan tersebut diberikan secara langsung dan dilakukan di rumah warga sekitar  Balai Pelestarian Situs Manusia Purba Sangiran, Sragen, Jawa Tengah, Kamis (26/02/2015).

”Saya sampaikan terima kasih dan apresiasi. Penghargaan ini hanya sebagai tanda dari pemerintah untuk melanggengkan temuan-temuan yang luar biasa,” kata Mendikbud.

Tiga orang warga menerima sertifikat penghargaan yang ditandangi langsung oleh Mendikbud, adalah Subur, Asmorejo, dan Siswanto. Selain itu juga terdapat lima orang warga yang menerima sertifikat imbalan temuan dari Balai Pelestarian Situs Manusia Purba Sangiran. Warga tersebut adalah Tugiyo Samin, Kasiyo, Eko Susilo, Dodi Setiawan, dan Sardi.

Di kesempatan yang sama perwakilan warga atas nama Subur menyerahkan temuan terbaru yang diduga merupakan fragmen fosil Femur Hominid. Fosil tersebut berasal dari lapisan Greenzbank, dan diduga berumur sekitar 900.000 tahun yang lalu. ”Mudah-mudahan temuan ini bisa menjadi bahan belajar dan bisa mempromosikan Indonesia sebagai pusat situs purbakala dunia,” harap Mendikbud.

Mendikbud mengatakan, Sangiran tidak akan berkembang lebih bagus lagi seperti saat ini jika tidak ada campur tangan masyarakat. Mendikbud mengajak kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk bersama-sama melestarikan warisan purbakala. Dengan begitu Indonesia akan menjadi pusat purbakala dunia.

 ”Saya berharap dari dalam negeri sendiri, seperti  Sangiran menjadi tempat belajar yang luar biasa. Di sini seluruh museum memiliki kekayaan informasi dan artefak yang luar biasa,” pungkas Mendikbud. (Seno Hartono)

 

 


Sumber :

 


Penulis :
Editor :
Dilihat 643 kali