Sekretaris Jenderal Kemendikbud Sampaikan Pidato Pembuka Forum ASEM 2015  10 Maret 2015  ← Back

Nusa Dua, Kemendikbud --- Konferensi yang mempertemukan para peneliti dari sejumlah perguruan tinggi di Asia dan Eropa, ASEM Forum on Lifelong Learning 2015 dimulai, Selasa (10/3/2015) di Nusa Dua, Bali. Tahun ini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sebagai Secretariat ASEM Education menjadi tuan rumah pelaksanaan forum yang mengambil tema “Renewing The Agenda for Lifelong Learning”. Penyelenggaraan forum ini bekerja sama dengan ASEM for Lifelong Learning (LLL) Hub, bermitra dengan Universitas Aarhus, Kementerian Pendidikan, dan Kementerian Luar Negeri Denmark.   

Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Ainun Na’im tampil di hadapan sekitar 133 peserta untuk memberikan pidato pembuka. Dalam pidatonya tersebut, Ainun menekankan bahwa Indonesia memiliki perhatian besar untuk bidang pendidikan. Setidaknya 20 persen anggaran pendapatan belanja negara (APBN) dialokasikan bagi kemajuan pendidikan di Indonesia. “Membangun pendidikan di Indonesia memang membutuhkan usaha ekstra. Perhatian pemerintah terhadap bidang ini dibuktikan dengan alokasi anggaran mencapai 20 persen,” tutur Ainun.

Sementara itu, berkaitan  dengan tema pembelajaran sepanjang hayat, Indonesia sesungguhnya memiliki semangat belajar yang khas dengan nilai-nilai tradisional yang masih melekat. Semangat “tuntutlah ilmu mulai dari buaian hingga liang lahat” ditanamkan pada anak-anak di Indonesia sejak kecil. “Ini konsisten dengan misi pembelajaran sepanjang hayat,” tambahnya.

Ainun mengatakan, topik yang dibahas dalam forum ini memang penting untuk diangkat, mengingat tema ini cukup relevan dan strategis dengan tantangan untuk mengembangkan dunia pendidikan di abad 21 ini. “Banyak peserta yang datang ke forum ini menempuh perjalanan udara yang panjang. Ini membuktikan bahwa forum ini memang penting bagi kita semua,” ujarnya.

Ainun percaya, forum ini dapat memberikan manfaat, saling berbagi hasil penelitian, praktik baik, pengalaman, serta kerja akademik dan penelitian tentang studi pembelajaran sepanjang hayat. “Sekali lagi saya ucapkan selamat datang di Bali, Indonesia. Selamat menikmati makanan, tarian, dan kebudayaannya,” kata Ainun. (Ratih Anbarini)

 


Sumber :

 


Penulis :
Editor :
Dilihat 665 kali