Indonesia Negara ASEAN Pertama yang Menjadi Guest Country untuk Europalia   15 Juli 2015  ← Back

Jakarta, Kemendikbud --- Keputusan Indonesia untuk menjadi negara tamu dalam Festival Europalia dikukuhkan dengan penandatangan Memorandum of Understanding (MOU) antara Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan dengan Chairman Europalia International, Count Jacobs De Hagen. Penandatanganan dilakukan di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Selasa (14/07/2015). Dengan ditandatanganinya MOU tersebut, maka Indonesia telah resmi akan menjadi negara ASEAN pertama yang menjadi Guest Country untuk Europalia.

Pada awalnya, negara-negara yang menjadi negara tamu dari Festival Europalia adalah negara-negara anggota Uni Eropa (UE). Dalam perkembangannya, negara-negara lain di luar negara-negara anggota UE yang dinilai merupakan mitra penting UE diundang menjadi negara tamu festival. Negara-negara tersebut adalah Jepang (1989), Meksiko (2003), Rusia (2005), Tiongkok (2009), Brazil (2011), India (2013), dan tahun ini, Turki (2015). Hingga 2015 ini, Europalia International telah menyelenggarakan 25 festival.

Direktur Jenderal Kebudayaan Kacung Marijan mengatakan, setelah penandatanganan MoU ini, hal yang akan segera dilakukan adalah mempersiapkan organisasi dan kerangka kerja selama pameran. Untuk itu, Direktorat Jenderal Kebudayaan akan membentuk tim artistik dan kurator seni dari Indonesia yang akan bekerja sama dengan tim artistik dan kurator Eropa dalam membangun program festival Europalia Indonesia selama dua tahun, terhitung mulai tahun 2015.

Rencananya, Festival Europalia Indonesia akan digelar di Brussel awal Oktober 2017, dan dibuka secara resmi oleh Presiden RI Joko Widodo dan Raja Belgia Phillip I. Acara ini biasanya dihadiri pula oleh pemimpin tertinggi UE, yaitu Presiden Komisi Eropa, Presiden Dewan Eropa dan Presiden Parlemen Eropa.

Europalia International adalah organisasi non-profit yang berpusat di Brussel. Raja Belgia merupakan Patron dari organisasi tersebut, termasuk mantan pimpinan UE dan Belgia yang menjadi anggota Dewan Europalia International/ Penjajakan Europalia untuk menentukan Indonesia sebagai negara tmau telah dilakukan sejak 2012, melalui berbagai pertemuan dan kunjungan yang dilakukan baik oleh pihak pemerintah Indonesia maupun Europalia International. (Aline Rogeleonick)


Sumber :

 


Penulis :
Editor :
Dilihat 435 kali