Kemendikbud Gelar Harmoni Bersama Masyarakat  22 Mei 2016  ← Back

Warga Antusias dan Puas Mendapat informasi dan Layanan Pendidikan dan kebudayaan

Jakarta, Kemendikbud --- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) menyelenggarakan acara Harmoni Bersama Masyarakat, (Minggu, 22 Mei 2016). Acara yang mengangkat tema 'Pembelajaran Abad 21' dimulai pukul 06.00 WIB dan dibuka secara resmi oleh Totok Suprayitno, Kepala Balitbang Kemendibud. Turut berpartisipasi dalam kegiatan ini adalah Puslitjak, Puskurbuk,  Puspendik, Puslit Arkenas, Sekretariat Balitbang, BSNP, BAN PAUD & PNF, BAN S/M, IKAPI, ACDP dan ACER. Bertempat di samping Gedung FX Jalan Jendral Soedirman Jakarta, dengan memanfaatkan momentun Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau yang sering disebut Car Free Day. Menurut Dadang Sudiyarto Sekretaris Balitbang, acara ini  merupakan rangkaian peringatan Hari  Pendidikan Nasional yang telah dicanangkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.
 
"Setiap minggu, selama bulan Mei ini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyelenggarakan kegiatan harmoni bersama masyarakat. Melalui kegiatan ini diharapkan keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan pendidikan semakin meningkat", ucap Dadang dalam sambutannya.
 
Acara yang dikemas dalam bentuk olahraga massal (senam), pertunjukan  kesenian, pameran dan penyebaran informasi,  olah raga, perlombaan, kuis dan pembagian souvenir/doorprize  itu sempat menarik perhatian masyarakat, khususnya mereka yang berolah raga di Jalan  Soedirman dan M.H. Thamrin, dengan mengunjungi stand-stand pameran yang ada. 
 
“Senang sekali mendapat souvenir gratis dari stand pendidikan”, ucap seorang warga yang tidak mau disebut namanya, seraya menunjukkan PIN dan pulpen berlogo Bada Standar Nasional Pendidikan (BSNP). 
 
Acara  harmoni bersama masyarakat juga dimeriahkan dengan berbagai hiburan, diantaranya  Drum band TK Angkasa, Tari Kipas TK Al Azhar, Angklung SDI PB Sudirman, Kolaborasi Musik SMPN 265 dan 73 Jakarta, Tari Lenggang Nyai SMAN 3 Jakarta, Band SMKN 41 Jakarta, Tari Saman Mahasiswa Gayo Lues Aceh, dan Tari Kecak dari Puslit Arkenas.
 
Acara tampak lebih meriah dengan kreativitas anak-anak usia PAUD dan TK yang melakukan aktivitas menggambar. Yessi Gusman, Anggota BAN PAUD dan PNF turut serta terjun langsung mengamati anak-anak tersebut. "Anak-anak kita latih untuk mendengarkan dongeng yg disampaikan pengurus HIMPAUDI, lalu apa yg mereka dengar dan hayati dari dongeng tersebut dituangkan dalam gambar" papar Yessi. Animo masyarakat terhadap kegiatan menggambar cukup banyak. "Banyak yang hadir, antara lain dari PAUD Mekar Asih, PAUD Lil'Bie, TK Al Hikmah, TK Al Azhar dan anak-anak pegawai Kemendikbud serta masyarakat yg sedang olahraga" tambah Yessi. 
 
Informasi pendidikan diwujudkan dengan menyediakan leaflet, buku, brosur dan jurnal hasil dari masing-masing unit kerja di bawah Balitbang. Sementara konsep hiburan dan olah raga diwujudkan dengan senam aerobik dan pentas seni. Selain itu, ada lomba game keluarga, dan lomba basket 2in1.
 
Area halaman kantor Kemendikbud tampak lebih konsentrasi, karena berlangsung Lomba Game Keluarga yg memainkan teka-teki game yang penuh tantangan. "Peserta kita ajak membuat program melalui game yg seru dan mengasikan" jelas Aranggi Soemardjan dari Clevio. Kegiatan yg digagas bersama oleh Komunitas Guru TIK dan KKPI serta dari pemerhati TIK mendapat sambutan positif dari Balitbang. "Bagus sekali krn anak dilatih untuk berpikir kritis dan teliti dalam menyelesaikan setiap tantangan pada game tersebut", ujar Kepala Pusat Penilaian Pendidikan, Prof Nizam. Tim dari SMAN 3 berhasil menyelesaikan game tercepat dan mendapatkan Tropi Kemdikbud, beasiswa kursus senilai 1 juta rupiah, serta telepon genggam dari Microsoft. Sedangkan tercepat kedua dan ketiga mendapatkan tropi Kemdikbud, serta besiswa masing2 senilai 750 ribu rupiah dan 500 ribu rupiah serta telepon genggam yang diserahkan oleh Sekretaris Balitbang Kemdikbud. 
 
Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) dan Indonesia Intenational Book Fair (IIBF) hadir dan turut serta di acara ini merasa puas atas gelaran yg berlangsung meriah. "Dalam kegiatan ini, selain memperingati bulan pendidikan dan kebudayaan, IKAPI dan IIBF juga mengajak masyarakat untuk sama-sama memperingati Hari Buku Nasional yang diperingati setiap tanggal 17 Mei" jelas Melvi koordinator pameran stand IKAPI.
 
Di stan IKAPI-IIBF, masyarakat bisa mendapatkan buku secara gratis, dengan syarat menjadi bagian dalam gerakan kampanye literasi dan mengajak masyarakat untuk membaca buku (#bacabukuyuk) . "sekitar 250 buku dan majalah anak-anak yang dapat dipilih masyarakat. Hal ini merupakan salah satu upaya IKAPI untuk meningkatkan minat baca dan literasi masyarakat serta mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dan menjadi bagian dari gerakan literasi", imbuh Melvi.
 
Pada stan ACDP Indonesia, beragam studi menarik terkait dunia pendidikan dipamerkan, mulai dari tentang pengembangan guru, penggunaan teknologi di sekolah, kesetaraan gender dalam pendidikan, pengembangan pendidikan anak usia dini, hingga tentang bahasa Ibu dan peranannya dalam perkembangan anak.
 
Selain dipamerkan dalam bentuk buku, ACDP juga mengemas studi-studi tersebut dalam bentuk yang lebih populis dan ringkas untuk dinikmati, seperti risalah kebijakan, poster infografis, dan videografis. Tim ACDP juga menyajikan kuis edukatif dengan hadiah souvenir yang bermanfaat seperti tote bag, mug, dan notebook.
 
Keterlibatan ACDP Indonesia dalam acara Harmoni Bersama Masyarakat ini merupakan wujud nyata sebuah usaha untuk membumikan hasil riset akademis, dalam rangka mendorong rencana pembangunan masyarakat yang cerdas dan berpengetahuan (knowledge-based-society). ACDP meyakini bahwa masyarakat yang cerdas merupakan pilar penentu kualitas sumberdaya sebuah bangsa.
 
Sebagaimana kita ketahui, tema Hari Pendidikan Nasional tahun 2016 adalah “Nyalakan Pelita Terangkan Cita-Cita”. Acara puncak peringatan akan dilaksanakan pada tanggal 29 Mei 2016 di Jakarta.
 
Jakarta, 22 Mei 2016,
Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat,
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Sumber :

 


Penulis : administrator
Editor :
Dilihat 920 kali