​Mendikbud Anies Tinjau Pelaksanaan UN SMP Sederajat di Klaten, Jateng dan Sleman, Yogyakarta  13 Mei 2016  ← Back

Kabupaten Sleman--- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan‎ meninjau pelaksanaan UN SMP Sederajat hari keempat di sejumlah sekolah di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah dan Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (12/05/216).

Tepat pukul 6.00 WIB, Mendikbud tiba di SMPN 1 Manisrenggo‎, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Mendikbud menyapa dan menyalami sejumlah peserta UN yang mulai berdatangan. "Insya Allah yang datang pagi menjadi juara-juara," katanya memotivasi para peserta UN.

Hari ini merupakan pelaksanaan UN hari terakhir untuk jenjang SMP Sederajat. Mata pelajaran yang diujikan adalah Ilmu Pengetahuan Alam.

Ujian di sekolah ini berbasis kertas dan pensil.‎ Jumlah peserta UN di sekolah ini sebanyak 225 orang menggunakan 12 ruang kelas dan terdapat 22 pengawas ujian. 

‎Mendikbud dan rombongan melanjutkan kunjungan ke SMPN 1 Kalasan, Kabupaten Sleman, DIY. Sekolah ini menyelenggarakan UN Berbasis Komputer (UNBK). Jumlah peserta ujian sebanyak192 peserta dibagi menjadi tiga kelas dan tiga sesi.

Mendikbud menyampaikan‎, selama tiga hari pelaksanaan UN SMP Sederjat berjalan lancar. Berdasarkan pengamatannya , pelaksanaan UN SMP Sederajat pada hari keempat juga berjalan dengan baik. "Suasananya bukan suasana tegang. UN di SMPN1 Kalasan ini menggunakan komputer. Tadi saya bicara dengan anak-anak, mereka merasa nyaman dengan komputer. Mereka generasi digital, menggunakan komputer merupakan sesuatu yang biasa," katanya.

‎Mendikbud berpesan kepada peserta UN agar percaya pada jawaban sendiri dan tidak percaya pada tawaran jawaban yamg tidak jelas siapa yang membuatnya. "Di SMPN 1 Kalasan ini indeks integritasnya 97," katanya.

Rindi Dwi Sulistyawan, siswi kelas 9B, SMPN 1 Kalasan, mengaku lebih lebih nyaman mengikuti ujian menggunakan komputer. "Lebih enak pakai komputer karena lebih cepat dan tidak capai juga," katanya.

Rindi mengaku baru menggunakan komputer untuk latihan persiapan ujian saat mulai menginjak kelas 9. Meskipun selama latihan sempat mengalami kendala mati listrik, namun, kata dia, pada saat UN tidak ditemui kendala. "Sekolah sudah menyiapkan diesel, jadi tidak ada permasalahan," katanya.

Mendikbud dan rombongan melanjutkan kunjungan ke SMPN 1 Prambanan, Klaten, dilanjutkan ke SMPN 1 Prambanan, Sleman, dan mengakhiri kunjungannya di Muhammadiyah Boarding School Yogyakarta.  (***)

Sumber :

 


Penulis : administrator
Editor :
Dilihat 641 kali