Kemendikbud Ajak Budayawan Turut Dalam Proses Pendidikan  25 September 2016  ← Back

Padang, Kemendikbud – Pemerintah terus upayakan penguatan pendidikan karakter dalam membentuk kepribadian putra dan putri bangsa yang unggul, tangguh, dan berbudaya. Untuk mencetak karakter yang berbudaya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengajak para budayawan untuk turut mengambil peran dalam proses pendidikan.
 
”Kita perlu memahami bahwa di setiap daerah memiliki kearifan lokal yang tidak dapat dilepaskan dalam proses pendidikan di daerah tersebut. Oleh sebab itu para budayawan dapat ambil bagian dalam proses pendidikan,” demikian disampaikan Mendikbud dalam acara Audiensi seniman dan budayawan Sumatera Barat, di kantor Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Sumatera Barat, Sabtu (24/09/2016).
 
Mendikbud mengatakan, gerakan penguatan pendidikan karakter dapat  memperhatikan kearifan lokal. Dalam proses pendidikan dapat memanfaatkan sanggar budaya, taman budaya, serta sarana kebudayaan lainnya yang dimiliki daerah. ”Disini para budayawan juga dapat ambil bagian dalam proses pembentukkan karakter melalui belajar mengajar di sekolah,” kata Mendikbud.
 
Para peserta didik, tutur Mendikbud, sudah saatnya diarahkan untuk mencintai kesenian tradisional, dan memiliki kemampuan memainkan alat musik tradisional. ”Mari kita bangun anak-anak cinta budaya, sehingga dapat membentuk budaya luhur yang kuat bagi bangsa. Pupuk kecintaan terhadap seni tradional kepada anak sejak dini, dan ajarkan kembali kepada mereka permainan-permainan trandisional,” ajak Mendikbud.
 
Mendikbud berharap pemanfaatan potensi lingkungan sebagai sumber belajar dapat lebih ditingkatkan lagi. Timbulkan kembali kekayaaan budaya di masing-masing daerah, agar menjadi kebanggaan bagi putra dan putri daerah. ”Saya ingin Sumatera Barat kekayaan budayanya dapat terus dilestarikan, jangan sampai ciri khas budayanya hilang,” pesan Mendikbud.   
 
Padang, 24 September 2016
Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Sumber :

 


Penulis : pengelola web kemdikbud
Editor :
Dilihat 995 kali