Berani Bermimpi Berkat Kartu Indonesia Pintar  20 Maret 2017  ← Back

Pali Sumsel, Kemendikbud --- Dona (10) duduk dengan tertib bersama teman-temannya dari SD Negeri 30 Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Sumatera Selatan. Ia dan teman-temannya sedang menunggu pencairan Kartu Indonesia Pintar (KIP) di halaman SMA Negeri 2 Talang Ubi PALI, Senin (20/3/2017).
 
Untung bagi mereka, pagi sampai siang itu mendung tipis menyelimuti langit Kabupaten PALI sehingga panas tidak menyengat mereka. Namun karena malam sebelum hujan deras mengguyur, halaman sekolah itu becek, sehingga lumpur menempel di sepatu para siswa dan gurunya yang hadir. Sebanyak 1.717 siswa hadir dalam kesempatan pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) siang itu.
 
Dona bercerita, dulu sebelum menerima KIP, dirinya selalu sedih ketika sepatunya robek. Orangtuanya yang bekerja sebagai petani penggarap tidak memiliki uang yang cukup untuk membeli sepatu. Sepatunya yang robek biasanya dijahit sekedarnya oleh ibunya agar Dona tetap bisa bersekolah dengan sepatu itu.
 
Setelah menerima KIP tahun lalu, Dona tidak lagi terkendala dengan perlengkapan sekolah lagi. Ia bisa membeli sepatu dan tas baru yang layak seperti teman-temannya yang lain. "Tidak minder lagi sekarang, karena sepatu dan tas jadi bagus," kata Dona.
 
Jika sebelumnya ia selalu pesimis dengan masa depannya, Dona sekarang berani bermimpi. Ia ingin menjadi perawat agar bisa menolong orang-orang yang sakit dan memerlukan bantuan. "Semoga kalau besar bisa jadi perawat," ujar anak sulung dari tiga bersaudara tersebut.
 
Ia yakin dengan belajar yang rajin, patuh pada nasehat gurunya, dan doa orangtuanya, mimpinya bisa terwujud suatu saat nanti. Ia juga ingin membahagiakan orangtuanya yang selama ini hidup kekurangan. "Semoga nanti ayah ibu tidak kekurangan lagi, kasihan," ujarnya.
 
Ia berharap KIP terus ia terima sampai lulus SMA. "Semoga setelah lulus SMA, ada beasiswa untuk sekolah perawat. Tanpa beasiswa, sulit bagi orangtua saya," katanya. Dona juga selalu mengajak teman-temannya yang menerima KIP belajar yang rajin agar bisa meraih cita-citanya. (Nur Widiyanto)

 


Sumber : BKLM

 


Penulis : Nur Widiyanto
Editor : Anandes Langguana
Dilihat 5598 kali