Kemendikbud Latih 152 Kepala Sekolah Se-Sulawesi Utara   24 Agustus 2017  ← Back

Manado, Kemendikbud—Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melatih sebanyak 152 kepala sekolah, dan pengawas sekolah se-Sulawesi Utara, dan Gorontalo, selama empat hari, dari tanggal 22 s.d 25 Agustus 2017, di Manado, Sulawesi Utara. Mereka terdiri atas 48 kepala sekolah jenjang Sekolah Dasar (SD), 28 kepala sekolah jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan 76 pengawas sekolah pembina. Pelatihan ini merupakan rangkaian dari Bimbingan Teknis Program Penguatan Penddikan Karakter yang terselenggara bagi 1.626 kepala sekolah SD dan SMP di 14 region, yaitu Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jambi, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku, dan Papua.
 
Garti Sri Utami, Direktur Pembinaan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar dan Menengah Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud, menjelaskan bimbingan teknis ditempuh untuk menggencarkan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) di sekolah. “Pada tahun 2017 ini, Kemendikbud melakukan sosialisasi Program PPK lebih gencar lagi melalui pelatihan, bimbingan teknis, pengimbasan, rapat koordinasi, maupun forum KKG/MGMP/MKKS, sehingga akan semakin banyak sekolah yang memahami dan menyelenggarakan Program PPK,” ujar Direktur Garti, saat Pembukaan Bimbingan Teknis Program Penguatan Pendidikan Karakter bagi Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah, di Manado, Sulawesi Selatan, Selasa (22/8/2017).
 
Ia menambahkan, pemilihan lembaga pendidikan menjadi sarana strategis bagi pembentukan karakter bangsa karena memiliki struktur, sistem dan perangkat yang tersebar di seluruh Indonesia dari daerah sampai pusat. Berdasarkan data Kemendikbud tahun 2016, sebanyak 538 sekolah SD, dan SMP dari 34 provinsi telah mendapatkan sosialisasi program PPK. Sosialisasi ini melibatkan kepala sekolah, guru, pengawas sekolah, dan komite sekolah. 
 
Maria, perwakilan kepala sekolah dari SD Negeri 7/83 Girian Weru Dua, Bitung, Manado mengatakan, peran guru, dan tenaga kependidikan sangat penting untuk menanamkan dan melatih pendidikan karakter di sekolah. Menurutnya, penguatan pendidikan karakter dapat terlaksana jika guru, termasuk kepala sekolah dan pengawas mau memotivasi satu sama lain, dan juga kepada siswa. 
 
“Kami, para guru, kepala sekolah, pengawas sekolah, berupaya berikan contoh, motivasi bagi siswa agar memperkuat pendidikan karakter siswa,” ujarnya. Motivasi tersebut senantiasa diberikan rutin tiap hari dengan aktivitas sederhana. Ia mencontohkan, ketika para siswa masuk ke dalam gerbang sekolah, kami menyambut mereka dengan berikan senyum, dan bersalaman. Kemudian, para siswa juga kami motivasi agar semangat apel pagi, dan menyanyikan lagu-lagu wajib nasional. 
 
Saat pembukaan, para kepala sekolah, dan pengawas sekolah mendapatkan tes awal mengenai pengetahuan Penguatan Pendidikan Karakter. Usai diperoleh nilai hasil tes awal, peserta yang memperoleh nilai memuaskan berkesempatan untuk mengunjungi SDN Inpress 7/83 Girian Weru II, Bitung, Manado. Terpilih sebanyak 20 peserta untuk berbagi informasi mengenai SD Negeri Inpress 7/83 Girian Weru II, Bitung, Manado. Bimtek Program PPK bagi Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah dilaksanakan melalui kegiatan tatap muka langsung dengan menggunakan metode pembelajaran curah pendapat, diskusi kelompok/kelas, dan simulasi. ***






 
 
Manado, 23 Agustus 2017,
 
Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Sumber :

 


Penulis : pengelola web kemdikbud
Editor :
Dilihat 3227 kali