Mendikbud Tinjau Perbaikan Sekolah Terdampak Bencana di Garut  16 Oktober 2017  ← Back



Garut, Kemendikbud
--- Di sela kegiatannya mendampingi Presiden Joko Widodo di Garut, Jawa Barat(17/10/2017), Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy, menyempatkan diri melakukan kunjungan sekolah-sekolah yang terdampak banjir bandang Sungai Cimanuk pada 20 September 2016 silam.

Mendikbud, melalui kunjungannya, bermaksud untuk memastikan bantuan-bantuan yang diberikan pemerintah kepada sekolah-sekolah yang terkena bencana benar-benar direalisasikan dan bisa bermanfaat. Apalagi, saat itu dananya bukan hanya dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

"Kita akan pastikan semua sekolah-sekolah yang terkena bencana bisa beroperasi secara normal kembali, yang masih rusak akan kita perbaiki," ucapnya saat mengunjungi Sekolah Luar Biasa di bilangan Jalan RSU Tarogong Kidul.

Muhadjir mengaku kementeriannya telah menginventarisir jumlah sekolah yang terdampak bencana. Pihaknya pun telah menganggarkan dalam APBN untuk perbaikannya meski sifat anggarannya tidak seperti dana penanggulangan bencana.

"Kita juga sempat koordinir bantuan-bantuan, dari Kemenkumham, Mensesneg, dan lainnya. Banyak lembaga yang memberikan bantuan," tutur Muhadjir.
"Kita anggarkan dalam APBN untuk perbaikannya, jumlahnya saya belum tahu pasti," lanjutnya.

Ada tiga sekolah yang didatangi Mendikbud yaitu SMA PGRI Garut dan dua Sekolah Luar Biasa (SLB) yang terkena dampak banjir bandang paling parah. Dia menjamin semua sekolah yang terdampak akan bisa kembali digunakan untuk kegiatan ajar mengajar.
Muhajir memastikan pemerintah akan berusaha secepatnya melakukan penanganan sarana prasarana sekolah yang rusak terkena bencana. Hal ini dilakukan agar proses pendidikan bisa berjalan lancar. (Aji Shahwin)
Sumber :

 


Penulis : pengelola web kemdikbud
Editor :
Dilihat 1471 kali