Kemendikbud Apresiasi Aksi Nyata Alumni Memuliakan Guru  22 November 2017  ← Back

Jakarta, Kemendikbud --- Banyak cara yang dilakukan oleh para alumni siswa, baik dari jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK dalam memuliakan guru, salah satunya yang dilakukan oleh para alumni SMA Negeri XI angkatan 1980 s.d. 1982, yang saat ini menjadi SMA Negeri 70, Bulungan, Jakarta. Alumni tersebut melakukan aksi  pemberian donasi kepada para guru mereka yang telah pensiun, yang dikumpulkan dari kegiatan pertunjukan musik dari kelompok musik ternama di Indonesia.

“Kegiatan ini sangat positif dan patut di contoh oleh komunitas alumni lainnya, karena upaya yang dilakukan ini mencerminkan budi pekerti baik, khususnya perbuatan nyata para murid untuk memuliakan guru, dan selalu ingat akan jasa para gurunya,” tutur Inspektur Jenderal Kemendikbud, Daryanto, saat memberikan pendapat tentang acara pentas musik tersebut, di Kantor Kemendikbud Senayan, Jakarta, Rabu (22/11/2017).

Pentas musik tersebut dilaksanakan pada hari Selasa 21 November 2017, di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta. Saat dihubungi hari ini, salah satu panitia acara dan juga alumni angkatan tahun 1981, Kadri Mohamad, mengatakan para alumni berkumpul dan melakukan kegiatan positif sebagai penyaluran ide-ide kreatif, sehingga tercetus pemikiran untuk melakukan pencarian dana guna membantu para guru yang telah pensiun. “Kami para alumni berkumpul dan saling berbagi dalam penyaluran kreativitas, dan kami tergabung dalam perkumpulan yang diberi nama XI Creative. Kami buat wadah ini untuk berkreasi, membuat tontonan yang bisa dinikmati dan diapresiasi publik, serta membantu para guru dan para alumni kami yang membutuhkan,” jelasnya.

Ia menambahkan, dua tahun lalu melalui acara pentas musik, mereka berhasil mengumpulkan dana dan disumbangkan kepada 25 guru yang telah pensiun. Masing-masing guru mendapatkan Rp20juta per orang. “Untuk tahun ini, kami terlebih dahulu melihat hasil pengumpulan dananya, dan dari hasil itu kami akan donasikan kepada guru-guru kami, dan juga pada alumni yang membutuhkan,” ujarnya.

“Pemberian donasi ini sebetulnya tidak seberapa untuk para guru kami. Tetapi yang terpenting adalah Guru sebagai Pahlawan Tanpa Tanda Jasa harus dihargai oleh para murid-muridnya, khususnya para alumni yang telah dididik oleh para guru,” pungkas Kadri. *




Jakarta, 22 November 2017
Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Sumber :

 


Penulis : pengelola web kemdikbud
Editor :
Dilihat 2630 kali