Mendikbud Apresiasi Karya Siswa Peserta Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia 2018  04 Oktober 2018  ← Back

Yogyakarta, Kemendikbud --- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy, memberikan apresiasi kepada para siswa yang telah menghasilkan karya membanggakan untuk pengembangan industri kreatif di Indonesia saat membuka pameran kewirausahaan sebagai puncak dari kegiatan Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) tahun 2018, di J-Walk, D.I. Yogyakarta, Rabu (3/10/2018).

“Setelah saya melihat kebeberapa stand pameran, menunjukan bahwa kreativitas anak-anak kita sangat membanggakan. Anak-anak punya ide-ide cerdas, bahkan sebagian sudah ada pada tingkat produksi yang bagus,” ujar Mendikbud usai membuka pameran tersebut.

FIKSI 2018 dilaksanakan pada 1-6 Oktober di Yogyakarta, diikuti 172 finalis dari berbagai provinsi di Indonesia. Puncak kegiatan FIKSI 2018 yakni Expo Kewirausahaan, merupakan kegiatan untuk mempertunjukkan, memperagakan, memperkenalkan, mempromosikan, dan menyebarluaskan informasi produk maupun informasi visual hasil karya finalis FIKSI jenjang SMA.

Dengan penyelenggaraan FIKSI ini, Mendikbud mengharapkan dapat menjadi wadah munculnya minat para siswa dalam mengembangkan kewirausahaan industri kreatif. “Tugas kita adalah membina, memelihara ketahanan mental anak-anak kita agar memiliki keyakinan bahwa pilihannya itu tepat, dan menjadi bagian dari industri kreatif nasional kita,” tutur Mendikbud.

Penyelenggaraan FIKSI bertujuan untuk menumbuhkan semangat dan jiwa kewirausahaan para siswa SMA/MA dan membentuk karakter siswa untuk dapat menantang diri sendiri, berani bermimpi besar, melatih diri sendiri menghadapi kegagalan, mengembangkan ide menjadi sebuah inovasi, serta menebarkan kebaikan dengan menjadikan idenya bermanfaat untuk orang lain.

Bidang yang dilombakan pada FIKSI 2018, terdiri dari bidang boga, fashion, craft(kerajinan), desain grafis, aplikasi dan games digital. Selain itu, bidang usaha lainnya, yakni bidang inovasi dan kreatifitas siswa yang tidak terakomodir dalam 5 bidang sebelumnya. Semua bidang merupakan subsektor dari pengembangan ekonomi kreatif Indonesia.

“Saya melihat anak-anak kita yang mengikuti FIKSI ini memiliki bakat-bakat yang istimewa, dan memiliki naluri berwirausaha di sektor industri kreatif yang perlu kita banggakan. Kita dorong dan dukung mereka agar betul-betul menjadi bagian dari industri kreatif yang menjadi andalan kita,” jelas Mendikbud

Mendikbud berharap, para guru dan orang tua terus memberikan bimbingan kepada anak-anak tersebut. “Karena bagaimanapun juga orang berkreasi ada saatnya naik dan ada saatnya turun. Yang penting iramanya tidak turun dan terus naik. Latih anak-anak kita untuk memiliki ketahanan mental yang tinggi sebagai pelaku dunia usaha di sektor industri kreatif,” pesan Mendikbud.

Kegiatan FIKSI terdiri dari lomba ide wirausaha inovatif yang akan dilaksanakan melalui seleksi wawancara dan proses penjurian untuk memilih rencana wirausaha terbaik. Selain itu, dilaksanakan pameran kewirausahaan untuk memperkenalkan produk kreatif masing-masing peserta, sekaligus dua seminar kewirausahaan yang diisi oleh pembicara dari beberapa penggiat bidang yang dilombakan. Peserta juga akan diajak berkunjung ke beberapa lokasi industri kreatif di Yogyakarta. Di sini para peserta bisa belajar bagaimana proses sebuah ide kreatif yang sangat sederhana sekalipun bisa berkembang besar dan mampu berperan menopang perekonomian. Melalui FIKSI dijabarkan tentang generasi muda yang inovatif dan produktif dalam berwirausaha dan berpotensi besar dalam mendorong perekonomian Indonesia melalui industri kreatif. *

Yogyakarta, Rabu 3 Oktober 2018
Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Laman: www.kemdikbud.go.id




Sumber :

 


Penulis : pengelola web kemdikbud
Editor :
Dilihat 1906 kali