Pencairan PIP Jenjang SMP di Kab. Kebumen Sudah 98,66 Persen  21 Februari 2019  ← Back



Jakarta, Kemendikbud --- Pemerintah Kabupaten Kebumen telah menyalurkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) kepada 124.583 siswa jenjang pendidikan SD hingga SMA/SMK. Dari jumlah tersebut, sebanyak 122.916 siswa (98,66 persen) telah dapat mencairkannya. Dari jumlah total uang yang disalurkan yakni sebesar Rp 64.302.675.000, telah dicairkan oleh siswa penerima manfaat Program Indonesia Pintar (PIP) sebesar Rp 63.376.650.000.

Demikian dijelaskan oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Sudirman, saat dihubungi melalui telepon, pada Senin (18/02). Program Indonesia Pintar (PIP) merupakan salah satu program prioritas Presiden RI, Joko Widodo, untuk membantu anak dari keluarga miskin atau rentan miskin dan anak yang tinggal di panti asuhan agar tidak putus sekolah.

“Melalui program ini Pemerintah berharap angka putus sekolah di Indonesia bisa menurun secara drastis. Pasalnya KIP bisa dibilang kartu sakti yang dapat membantu masyarakat kurang mampu untuk membantu memenuhi kebutuhan sekolah anak usia 6-21 tahun,” jelasnya.

Ia mengatakan, Dinas Pendidikan Kabupaten Kebumen membantu dan mendorong para siswa penerima manfaat PIP untuk mempunyai rekening atas nama siswa yang bersangkutan, dan mendapatkan KIP-ATM. Dengan demikian, para siswa tidak lagi harus antre di teller bank untuk mencairkannya. “Siswa bisa langsung datang ke ATM bank penyalur terdekat untuk mencairkan dana manfaat PIP. Kami sangat mengapresiasi kemudahan yang didapat oleh para penerima PIP tersebut,” ucapnya.

Dinas Pendidikan Kebumen juga melakukan sosialisasi kepada seluruh sekolah di wilayahnya, termasuk kepada kepala unit pelayanan teknis (UPT) atau koordinator wilayah. Kemudian melakukan verifikasi dan validasi terhadap calon penerima yang dilakukan oleh pihak sekolah. Hal ini bertujuan untuk memastikan penerima KIP tepat sasaran dan tepat penggunaannya.

Ia memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan Pemerintah dalam memberikan pelayanan pendidikan yang merata, khususnya kepada anak-anak dari keluarga tidak mampu melalui Program Indonesia Pintar. ”Kami sangat senang dan mengapresiasi adanya Program Indonesia Pintar karena sangat membantu mengurangi beban biaya pendidikan khususnya bagi masyarakat kurang mampu. Para orang tua siswa berharap adanya peningkatan jumlah penerimaan dan agar program ini terus berlangsung” pungkasnya. (Indra Kurniawan)
Sumber :

 


Penulis : pengelola web kemdikbud
Editor :
Dilihat 1920 kali