Mendikbud Bahas Kerja Sama Bidang Pendidikan dan Kebudayaan dengan Duta Besar RI untuk PEA  22 Maret 2019  ← Back

Jakarta, Kemendikbud --- Dalam rangka penguatan pendidikan dan pemajuan kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) berkomitmen untuk mendukung berbagai bentuk kerja sama dan diplomasi di tingkat internasional. Oleh karena itu, pada Kamis (21/3), Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy, menerima Duta Besar RI untuk Persatuan Emirat Arab (PEA), Husin Bagis, di kantor Kemendikbud, Jakarta.
 
Usai pertemuan, Mendikbud menjelaskan bahwa dirinya dan Dubes Husin dalam pertemuan tersebut membahas mengenai kerja sama bidang pendidikan dan kebudayaan antara RI-PEA dan rencana penyelenggaraan Festival Kebudayaan Negara Anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) di Abu Dhabi yang diselenggarakan pada bulan April 2019. “Pada kesempatan ini, Bapak Dubes datang ke sini untuk membicarakan mengenai banyak hal, antara lain mengenai MoU, dan pergelaran budaya di Abu Dhabi April nanti,” ujar Mendikbud.
 
Sementara itu, diterangkan Dubes Husin, mempertimbangkan pentingnya festival tersebut guna mempromosikan keanekaragaman seni budaya Indonesia kepada masyarakat di PEA dan negara anggota OKI lainnya, dirinya hadir di Kemendikbud untuk mengajak Mendikbud berpartisipasi dalam Festival Kebudayaan di Abu Dhabi. “Kami bicara tanggal 24- 27 April ada pergelaran kebudayaan untuk negara-negara anggota OKI di Abu Dhabi. Kami mengajak Bapak Menteri untuk bisa mengirim tim mewakili Indonesia. Apalagi sekarang, kita kan negara besar, jadi harus bisa tampil besar. Kami mohon sama Pak Menteri, mudah-mudahan nanti bisa kita laksanakan,” katanya.
 
Menanggapi permintaan Dubes Husin, dikatakan Mendikbud, pada dasarnya Kemendikbud mendukung semua upaya yang dilakukan perwakilan Pemerintah RI untuk memperkenalkan kebudayaan Indonesia di tingkat internasional. Menurut Mendikbud, hal ini harus dikoordinasikan lebih dulu di internal Kemendikbud. “Properti yang berkaitan dengan kebudayaan Indonesia, Beliau minta dan nanti akan kami kirim termasuk pakaian daerah, alat-alat musik. Nanti kami akan hubungi provinsi-provinsi yang tahu persis seperti apa pakaian dan musik tradisional yang nanti akan bisa disumbangkan ke perwakilan. Nanti akan dikoordinasikan”, tutur Mendikbud.
 
Nota Kesepahaman Kerja Sama Kebudayaan antara PEA dengan Indonesia dipahami sebagai bukti keseriusan di antara dua negara. Adapun area kerja sama yang tertuang dalam naskah kerja sama tersebut, sebagai berikut: (1) festival dan promosi kebudayaan; (2) seni; (3) sejarah dan warisan budaya; (4) literatur; (5) pertukaran delegasi. Terkait Nota Kesepahaman Kerja Sama Kebudayaan dengan PEA dengan Indonesia, dilanjutkan Mendikbud, sampai saat ini belum ada payung hukumnya. “Ini masih akan kita buat MoU nya. Sekarang draftnya masih dalam proses, sedang dikoreksi oleh PEA. Semua kerja sama termasuk kebudayaan ada payungnya, sementara ini belum,” ungkap Mendikbud.
 
Terkait penyediaan pendidikan bagi anak-anak WNI di PEA, Dubes Husin menyampaikan permohonan dukungan Kemendikbud untuk dapat memfasilitasi dengan pengajaran pendidikan jarak jauh sehingga pelajar Indonesia tersebut bisa mendapatkan ijazah Indonesia. “Kami juga membicarakan masalah untuk masyarakat di PEA yang ingin anaknya sekolah jarak jauh di level SD, SMP. Mudah-mudahan dalam waktu dekat akan ada pola yang dibuat oleh Mendikbud. Selain itu, kami memberikan usulan kalau bisa atase pendidikan yang ada di Saudi, bisa diperluas wilayah kerjanya, termasuk ke PEA,” pungkasnya.
 
Festival Kebudayaan Negara Anggota OKI akan berlangsung pada 24 s.d. 27 April 2019 di Abu Dhabi, Persatuan Emirat Arab. Pada festival ini akan diselenggarakan beberapa kegiatan, antara lain, seminar budaya, keilmuan dan kesusastraan, pameran manuskrip, pameran kaligrafi serta pertunjukkan seni rakyat.(*)
 
 
Jakarta, 21 Maret 2019
Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Laman: www.kemdikbud.go.id

Sumber : SIARAN PERS Nomor: 099/Sipres/A5.3/HM/III/2019

 


Penulis : pengelola web kemdikbud
Editor :
Dilihat 475 kali