ULT Keliling Siap Layani Seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Riau  15 Maret 2019  ← Back



Pekanbaru, Kemendikbud
– Berangkat dari keprihatinan atas jauhnya jarak yang harus ditempuh oleh para guru setiap kali ingin mengurus berbagai kepentingan, Lembaga Penjaminan Mutu Pendidik dan Tenaga Pendidik (LPMP) Provinsi Riau menyulap mobil pintar menjadi Unit Layanan Terpadu (ULT) Keliling. Tahun ini ULT Keliling akan melayani di dua belas kabupaten/kota di provinsi Riau.

 

Masyarakat Riau, khususnya guru, kepala sekolah, pengawas, dan tenaga kependidikan, kini dapat menikmati layanan ULT Keliling untuk berbagai urusan pendidikan, antara lain layanan Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan, (NUPTK), sertifikasi, tunjangan profesi, angka kredit guru, dan urusan guru non-PNS.

 

Sebelumnya, guru dari berbagai kabupaten/kota harus meluangkan waktu secara khusus berkendara pergi dan pulang ibukota provinsi Riau, Pekanbaru untuk mendatangi ULT. Padahal, jarak yang harus ditempuh tidak sebentar, bervariasi antara dua hingga 10 jam.

 

“Kita merasa kasihan guru harus meninggalkan tugas, menghabiskan waktu dan biaya,” ujar Robby Shadri, salah satu penanggung jawab ULT Keliling yang ditemui saat acara peresmian gedung dan ULT Keliling LPMP Provinsi Riau oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Muhadjir Effendy, Jumat lalu (8/3/2019).

 

ULT Keliling adalah Layanan Terpadu Keliling pertama yang dimiliki Unit Pelaksana Teknis di bawah Kementerian Pendidikan dan kebudayaan. Inisiasi perubahan fungsi mobil pintar menjadi ULT Keliling berasal dari Kepala LPMP Riau, Mulyatsyah. “Ini adalah modifikasi mobil pintar menjadi mobil ULT/Informasi keliling yang akan berkunjung ke semua kabupaten/kota setiap bulannya secara rutin,” tutur Mulyatsyah.

 

Pada 1 Maret 2019 yang lalu, ULT Keliling sudah melakukan perjalanan perdana untuk melayani masyarakat di Kota Dumai. Pada layanan perdana tersebut, di luar perkiraan petugas, ULT Keliling mampu melayani hingga dua ratus orang, bergeser jauh dari target perkiraan semula, yaitu sepuluh hingga dua puluh orang, dengan waktu layanan mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai pukul 17.30 WIB.

 

Pengalaman pertama di Kota Dumai menjadi bahan evaluasi bersama pihak LPMP Riau. Salah satunya mengenai kepuasan pelayanan serta kelengkapan fasilitas ULT Keliling “Apakah layanan kita sudah prima, sudah memenuhi betul tidaknya melayani. Kami enjoy melihat guru-guru tersenyum. Tangga menuju meja ULT Keliling ini adalah salah satunya merupakan hasil evaluasi,” ungkap Robby.

 

Pada saat Gebyar Dikbud 2019 berlangsung Provinsi Riau, yaitu di kota Pekanbaru, Kabupaten Sampar dan Kabupaten Siak, ULT Keliling pun turut hadir. Ary Desma, guru SMA Negeri 1 Tambang, Kampar, yang mengetahui rencana kehadiran ULT Keliling di Lapangan Pelajar Bangkinang, Kampar, melalui Facebook Fanpage LPMP Riau pun tidak menyia-nyiakan kesempatan ini.

 

Ary mengakui banyak manfaat yang Ia dapat melalui kehadiran ULT Keliling. Selain dapat bertanya langsung, Ia juga tidak perlu mengeluarkan biaya dan bepergian ke Pekanbaru yang berjarak kurang lebih dua jam perjalanan dengan mengendarai motor dari Kampar.

 

Kepada petugas ULT, Ary menanyakan tentang status permohonan NUPTK-nya. Ia merasa dilayani dengan baik oleh petugas ULT Keliling. “Kalau bisa setiap ada acara, ada ULT Keliling. Pelayananannya bagus, ramah-ramah, sama dengan datang langsung ke ULT Pekanbaru,” ujarnya. Ia berharap agar permohonan NUPTK-nya segera terjawab melalui bantuan ULT. Untuk jadwal layanan ULT Keliling dapat dipantau melalui Facebook Fanpage LPMP Riau. (Prani Pramudita)


Sumber :

 


Penulis : pengelola web kemdikbud
Editor :
Dilihat 843 kali