Mendikbud Buka Pekan Pendidikan dan Kebudayaan Dalam Rangka Hardiknas 2019  27 April 2019  ← Back

Jakarta, Kemendikbud --- Jelang peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2019, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyelenggarakan Pekan Pendidikan dan Kebudayaan yang resmi dibuka oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy, pada Jumat (26/04/2019), di kantor Kemendikbud, Senayan, Jakarta, yang ditandai dengan pelepasan ratusan burung oleh Mendikbud bersama-sama sejumlah pejabat dan pegawai, guru, dan siswa jenjang pendidikan dasar hingga menengah.

“Kami senang sekali perayaan Pekan Pendidikan dan Kebudayaan tahun ini berjalan dengan sangat meriah dan semarak di semua daerah,” ucap Mendikbud saat membuka Pekan Pendidikan dan Kebudayaan tersebut.

Mendikbud menilai, kegiatan seperti ini dapat menjadi tradisi dalam rangka memotivasi daerah-daerah agar terus menggelorakan kemajuan pendidikan secara terus menerus. “Dalam kesempatan ini, kita mulai mengevaluasi apa yang sudah kita lakukan untuk menjadi proyeksi apa yang akan kita lakukan ke depan untuk memajukan pendidikan dan kebudayaan,” ujar Mendikbud.

Dalam membuat proyeksi ke depan, Mendikbud mengingatkan kembali pesan Presiden RI, Bapak Joko Widodo, untuk mengedepankan Revolusi Mental. “Di bawah kepemimpinan Bapak Presiden Joko Widodo, setelah pembangunan infrastruktur, mulai masuk pada penguatan Sumber Daya Manusia (SDM),” terang Mendikbud.

Penguatan SDM melalui revolusi mental, kata Mendikbud, ditekankan pada dua hal, yakni Penguatan Pendidikan Karakter (PPK), dan pemberian keterampilan melalui pendidikan vokasi. “Karakter menjadi fondasi dan prioritas utama dalam pembangunan manusia. Melalui pendidikan, penguatan karakter ini akan ditekankan pada level pendidikan mulai dari pra sekolah hingga pendidikan menengah atau kejuruan yang siap masuk dunia kerja,” jelas Mendikbud.

Selanjutnya, pemberian bekal keterampilan pada pendidikan menengah, terang Mendikbud, tidak hanya diberikan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), tetapi juga Sekolah Menengah Atas (SMA). “Itu dilakukan agar siswa SMA yang melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi dan lebih memilih untuk bekerja, sudah memiliki pembekalan keterampilan yang memadai,” ucap Mendikbud.

Rangkaian perayaan Hardiknas tahun 2019, sudah diselenggarakan diberbagai provinsi di Indonesia sejak tanggal 20 April 2019. Puncak peringatan Hardiknas akan diselenggarakan pada hari Kamis, 2 Mei 2019, di kantor Kemendikbud, Jakarta.

Penyelenggaraan Pekan Hardiknas di 34 provinsi di Indonesia merupakan kerja sama Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemendikbud di daerah, Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI), dan dinas pendidikan provinsi.

Berbagai kegiatan dilaksanakan dalam Pekan Pendidikan dan Kebudayaan di kantor Kemendikbud, Senayan, Jakarta. Diantaranya, pameran buku murah, pertunjukan kesenian, lomba-lomba, pameran beasiswa, festival karier, ngobrol publik bekerjasama dengan komunitas Semua Murid Semua Guru, pentas seni, Festival Band, dan sebagainya.

Puncak perayaan Hardiknas tanggal 2 Mei 2019, yang akan berlangsung di halaman kantor Kemendikbud, Senayan, Jakarta, diawali dengan Upacara Bendera Peringatan Hardiknas 2019, didahului dengan parade peserta upacara berpakaian daerah nusantara. Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan pesta kuliner, ngobrol publik dengan influencer, final festival band siswa SMA, dan ditutup dengan pertunjukan wayang orang, dengan pemeran para pejabat eselon 1 dan 2 Kemendikbud.

Sekretaris Jenderal Kemendikbud, Didik Suhardi, berharap rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional dapat menjadi motivasi seluruh pelaku pendidikan dan kebudayaan untuk terus memperkuat pendidikan dan mendorong kemajuan kebudayaan, sesuai dengan tema Hardiknas tahun 2019 “Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan”. *

Jakarta, 26 April 2019
Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Sumber : Siaran Pers BKLM, Nomor: 161/Sipres/A5.3/HM/IV/2019

 


Penulis : pengelola web kemdikbud
Editor :
Dilihat 4874 kali