Berkompetisi dan Berkolaborasi di Kemah Budaya Kaum Muda  22 Juli 2019  ← Back


Sleman, Kemendikbud --- Kemah Budaya Kaum Muda (KBKM) Tahun 2019 yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Kebudayaan (Ditjen Kebudayaan) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) merupakan ajang generasi muda untuk berkompetisi, berkolaborasi, dan merumuskan ide-ide kreatif untuk pemajuan kebudayaan. KBKM 2019 diikuti 561 peserta yang tergabung dalam 132 kelompok dari 28 provinsi.

Kegiatan perkemahan ini berlangsung di Bumi Perkemahan Candi Prambanan Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dari tanggal 21 hingga 25 Juli 2019. Dirjen Kebudayaan Kemendikbud, Hilmar Farid, mengatakan KBKM menjadi ruang berkumpul, berekspresi, serta menghadirkan solusi atas permasalahan-permasalahan yang menjadi tantangan pemajuan kebudayaan oleh kaum muda.

"Terdapat kompetisi dalam Kemah Budaya Kaum Muda kali ini, dalam empat kelompok besar, yang mewakili ide besar yang diharapkan dapat diwujudkan sebagai solusi atas tantangan pemajuan kebudayaan, yakni Purwarupa Aplikasi, Purwarupa Fisik, Aktivasi Kajian, dan Aktivasi Kegiatan," kata Hilmar Farid dalam pembukaan KBKM 2019 di Kompleks Candi Prambanan, Minggu (21/7/2019).

Untuk menguatkan kolaborasi, tambah Hilmar, kelompok kaum muda peserta KBKM akan dibantu tim fasilitator yang mendorong terciptanya interaksi yang sehat. Tim fasilitator KBKM bertugas untuk mendorong diskusi yang produktif dalam kelompok, memberi inspirasi dan perspektif baru dalam upaya pemecahan tantangan pemajuan kebudayaan, menjalankan manajemen proyek dengan membantu kelompok membagi kerja, serta bekerja dalam tenggat waktu dengan capaian yang jelas.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy berharap kompetisi yang terjadi dalam KBKM dapat difokuskan kepada upaya menumbuhkan semangat berkolaborasi. "Indonesia ini akan menjadi negara kuat, berkembang menjadi bangsa yang maju, kalau kaum mudanya tidak sekadar mengedepankan kompetisi. Tetapi juga mengembangkan kolaborasi, kebersamaan, dan jaringan jaringan yang besar seluruh tanah air," ujar Menteri Muhadjir.

Lebih lanjut, Mendikbud mendorong kaum muda yang berkumpul dalam KBKM dapat saling bertukar pengalaman baik, berkarya, dan membangun jaringan nasional untuk memajukan kebudayaan Indonesia. "Bangun jaringan dari Prambanan ini. Kalau perlu Anda membuat semacam kelompok atau gerakan dari Prambanan ini untuk seluruh Indonesia," pesan Muhadjir. (Nur Widiyanto) 
 


Sumber :

 


Penulis : pengelola web kemdikbud
Editor :
Dilihat 888 kali