Pelajar Indonesia Siap Bertanding di Olimpiade Sains Internasional 2019  20 Juli 2019  ← Back

Jakarta, Kemendikbud --- Pada bulan Juli dan Agustus 2019 ini pelajar Indonesia akan mengikuti  olimpiade kimia internasional atau International Chemistry Olympiad (IChO) dan olimpiade ekonomi internasional atau International Economic Olympiad (IEO). IChO akan berlangsung pada 21 - 30 Juli di Paris dan IEO akan diselenggarakan pada 23 Juli - 1 Agustus di Rusia. Selain itu, dari bidang penelitian para pelajar Indonesia juga akan mengikuti ASPC (ASEAN Student Science Project Competition) ke-5 pada 21-27 Juli 2019 di Thailand.

Direktur Pembinaan SMA, Purwadi Sutanto, kembali melepas keberangkatan peserta olimpiade sains dan penelitian internasional 2019 di Kantor Kemendikbud, Jakarta, pada Jumat (19/7/2019). Purwadi memotivasi para pelajar agar melakukan yang terbaik, apapun hasilnya nanti.

“Berkompetisilah dengan tidak terlalu terbebani, doakan saja untuk hasil yang terbaik biar nanti tuhan yang akan menentukan. Semangat dan motivasi untuk menjadi yang terbaik harus kalian tanamkan. Anggap saja mereka sama dengan kita, bahkan kita bisa lebih dari mereka. Pupuk terus mental kalian, tidak perlu minder atau down saat mengerjakan soal. Yakinkan Indonesia bisa! Selamat berlaga, pulang dalam keadaan sehat, dan bawa medal, tuturnya kepada delegasi Indonesia untuk IChO dan IEO 2019.

Para siswa yang akan berangkat mewakili Indonesia pada kompetisi IChO ke-51 di Paris adalah Bakuh Danang Setyo Budi (SMA Semesta BBS Semarang), Bayu Dwiputra (SMAN 2 Tangsel), Winston Cahya (SMAK 2 Petra Surabaya), dan Jessica Mary Listijo (SMA Penabur Gading Serpong). Sedangkan IEO akan diikuti oleh Hanan Tsabitah (SMAN 2 Depok), Owen Lim ( SMAK Penabur Gading Serpong), Muh. Ghithrif GP (SMAN Nasima Semarang), Gabriella Caryn Nanda (SMAN 68 Jakarta), dan Rayhan Ali Rachman (MAN Insan Cendekia Serpong).

Mereka adalah siswa-siswi terbaik hasil seleksi dari Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2018 di Padang. Para siswa kemudian diseleksi selama delapan minggu oleh para dosen dan pembina olimpiade dalam pelatnas (pelatihan nasional) bertahap yang diselenggarakan di Bandung dan Jakarta.

Bakuh Danang, perwakilan dari Tim IChO menuturkan, dirinya tidak memasang target yang terlalu tinggi. “Pastinya kita di sini semua ingin dapat medali. Seperti pesan Pak Direktur (Pembinaan SMA), pastinya lakukan saja yang terbaik dan yakin kalau kita bisa,” katanya.

Kepala Pelatih Tim Indonesia untuk IChO 2019, Riwandi, mengatakan penentuan siswa yang akan berangkat mempertimbangkan faktor kompetensi, keterampilan praktikum, dan tes psikologi untuk melihat kestabilan mental, fisik, dan juang siswa menghadapi persoalan.

“Program pelatihan yang dilakukan sesuai dengan materi silabus teori dan praktik IChO 2019 yang disusun oleh Committe IChO ke-51 dan bahkan materi tersebut belum pernah diberikan pada siswa tingkat SMA di Indonesia,” ujar Riwandi.

Sementara Ketua Pelatih Tim Indonesia untuk IEO 2019, Widji Purwanta mengatakan, ini adalah kali kedua tim olimpiade ekonomi Indonesia berkompetisi di tingkat dunia. “Kita siap menaklukkan Moskow untuk kedua kalinya,"katanya. IEO 2019 akan diselenggarakan di National Research University Higher School of Economics Moscow, Rusia. Widji mengatakan, para peserta akan diuji dengan beberapa materi, seperti financial literacy, bussiness case, dan materi lain yang berkaitan dengan isu-isu ekonomi dunia.

Tim Indonesia juga akan mengikuti kompetisi penelitian bagi siswa SMA khusus negara-negara ASEAN, yaitu ASEAN Student Science Project Competition (ASPC) di Pathum Thani, Thailand. Kompetisi ini merupakan hasil kerja sama antara NSM Thailand,  Science Society of Thailand under the Patronage of His Majesty the King, dan Ministry of Science and Technology Thailand. Para siswa yang akan mengikuti kompetisi ini adalah ; Christianus Piguno Wardoyo (SMAN 1 Bantul, DIY), Dinadi Riska Tiarsono (SMAN 1 Rangkasbitung Banten), serta Nur Aziza dan Revi Anisatur Rosyidah (SMAN 2 Lamongan, Jatim). Mereka merupakan para finalis dan juara Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) 2018 yang diadakan di Semarang. (Desliana Maulipaksi)


Sumber : Direktorat Pembinaan SMA

 


Penulis : pengelola web kemdikbud
Editor :
Dilihat 1323 kali