Kunjungan Mendikbud di Pesantren METAL: Pendidikan Sepatutnya Dirasakan Seluruh Anak Indonesia  18 September 2019  ← Back

Pasuruan, Kemendikbud—- Para santri dan warga Pondok Pesantren (ponpes) Menghafal Tulisan Al Quran (METAL) Moeslim Al Hidayat dikejutkan dengan kedatangan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy, pada Sabtu (14/09). Kehadiran Mendikbud mengunjungi ponpes yang terletak di Jalan Raya Pantura Nomor 288, Palembon, Sambirejo, Kecamatan Rejoso, Pasuruan, Jawa Timur, dilatarbelakangi keingintahuan terhadap pesantren yang mengasuh berbagai santri dari latar belakang yang ‘tidak biasa’.

Berbeda dari ponpes pada umumnya, ponpes ini menerima calon santri bermasalah, mulai dari orang gila, korban narkoba, sampai perempuan hamil pranikah.

Memasuki areal ponpes seluas 13 hektare tersebut, terlihat beberapa bangunan sepintas mirip bungalow karena bentuknya seragam mengitari areal ponpes. Bangunan itu berupa rumah berukuran 10 x 6 meter. Ada teras, kamar mandi, dan ruangan tengah yang cukup lebar untuk istirahat para santri dengan lokasi para santri pria dan santri perempuan terpisah. Santri orang gila menempati sisi kiri ponpes. Santri perempuan berada di belakang, sedangkan santri pria berada di sebelah kanan.

“Ponpes telah merawat bayi yang ditemukan di sekitar ponpes atau bayi yang memang sengaja ditinggalkan oleh orangtuanya di ponpes,” ujar salah seorang pengurus ponpes, Naufal Senoaji, saat dihubungin melalui telepon, Selasa (17/09/2019).

Menurut Naufal, sebanyak 140 anak asuh di ponpes berusia di bawah 12 tahun. Khusus siswa kelas 1 dan 2 Sekolah Dasar, bersekolah di luar Ponpes. Menurutnya, hal tersebut menjadi tantangan tersendiri, karena seringkali mereka menjadi korban perundungan di sekolah akibat latar belakang kehidupan mereka. Tentu saja hal ini sangat berpengaruh terhadap psikologis anak-anak. Hingga akhirnya, untuk anak-anak tersebut, pimpinan Ponpes memutuskan untuk memberikan pelajaran di dalam ponpes saja.

Kunjungan Mendikbud tersebut membuktikan bahwa pendidikan sepatutnya dirasakan oleh seluruh bangsa Indonesia, tak terkecuali anak-anak asuh di Ponpes METAL. “Kalian akan saya bangunkan sekolah baru dan akan saya uruskan untuk memperoleh KIP,” kata Mendikbud.

Mewakili ponpes, Naufal, sangat berterima kasih atas perhatian Mendikbud yang akan memberikan bantuan infrastruktur pendidikan yang menjadi kebutuhan ponpes yang berada di pinggir Jalan Raya Pasuruan-Banyuwangi itu. “Kehadiran Pak Menteri memberi kami suntikan semangat untuk terus berkarya dan beramal melalui ponpes ini. Kami sebagai orangtua, berharap anak-anak asuh kami dapat hidup mandiri berlandaskan iman dan takwa serta bermanfaat bagi nusa bangsanya,” tutup Naufal penuh haru. *

Jakarta, 17 September 2019
Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Laman: www.kemdikbud.go.id
Sumber : Siaran Pers Nomor: 299/Sipres/A5.3/IX/2019

 


Penulis : pengelola web kemdikbud
Editor :
Dilihat 1307 kali