Kemendikbud Selenggarakan Ajang Kreasi dan Apresiasi (AKA) Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (PDBK)   28 November 2020  ← Back

Tengarang, 27 November 2020 --- Dalam rangka peningkatan mutu pendidikan khusus sekaligus meningkatkan sumber daya manusia pada bidang seni dan kemandirian, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) menyelenggarakan Ajang Kreasi dan Apresiasi Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (AKA-PDBK) Tahun 2020. Tema yang diangkat pada AKA-PDBK tahun 2020 adalah “Menumbuhkan Semangat Kepahlawanan melalui Karya Mandiri Peserta Didik Berkebutuhan Khusus dari Rumah”.

Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Puspresnas, Kemendikbud Asep Sukmayadi mengharapkan dengan adanya kegiatan AKA-PDBK dapat memberi kesempatan kepada anak-anak ABK (anak berkebutuhan khusus) untuk berprestasi di masa pandemi. Kegiatan ini juga sebagai bentuk realisasi dari salah satu tugas Puspresnas yaitu menjamin adanya pemerataan kesempatan berprestasi kepada seluruh peserta didik.

“Mudah-mudahan dengan kegiatan ini, para peserta lomba dapat kita kelola dan dapat kita jadikan bagian dari mozaik keunggulan bangsa ini khususnya anak-anak berkebutuhan khusus,” ujar Asep ketika membuka AKA-PDBK secara dalam jaringan (daring) melalui zoom, Kamis (26/11)

Asep melanjutkan, AKA-PDBK merupakan salah satu upaya mengembangkan kreasi dan ajang apresiasi bagi peserta didik berkebutuhan khusus. AKA-PDBK menjadi ajang untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap seni dan kemandirian siswa. Meski berlangsung di tengah pandemi Covid-19, AKA-PDBK yang dilaksanakan secara daring diharapkan tidak mengurangi kualitas dan makna AKA-PDBK itu sendiri.

”AKA-PDBK ini diharapkan dapat memberikan inspirasi kepada mereka untuk melestarikan kesenian Indonesia dan perlindungan terhadap kekayaan budaya bangsa serta menumbuhkembangkan kemandirian,” lanjut Asep.  

Beberapa cabang lomba yang akan dilakukan pada AKA-PDBK tahun 2020, yaitu Aktifitas Mandiri di Rumah bagi peserta didik tunanetra SDLB/SD; Memainkan alat musik bagi peserta didik tunanetra SMPLB/SMP; Tutorial penggunaan aplikasi gawai bagi peserta didik tunanetra SMALB/SMA/SMK; Bercerita kisah kepahlawanan bagi peserta didik Cerebral Palsy (CP) SDLB/SD, SMPLB/SMP, SMALB/SMA/SMK; Menyanyi lagu perjuangan bagi peserta didik autis SDLB/SD, SMPLB/SMP; dan Cipta Baca Pantun Kepahlawanan bagi peserta didik autis SMALB/SMA/SMK.

Dari berbagai cabang lomba tersebut, Asep Sukmayadi mengharapkan anak ABK mendapatkan hak yang sama seperti anak-anak lainnya dalam meniti karir belajar maupun karir profesionalnya. “Ini semestinya bisa dijadikan bekal anak-anak kita di bidang ABK untuk masuk sebagaimana layaknya anak-anak lain ke berbagai industri,” tekannya.







Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat   
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Laman: www.kemdikbud.go.id

Twitter: twitter.com/Kemdikbud_RI
Instagram: instagram.com/kemdikbud.ri
Facebook: facebook.com/kemdikbud.ri
Youtube: KEMENDIKBUD RI
Pertanyaan dan Pengaduan: ult.kemdikbud.go.id

#jujuritujuara
#semangatmenolakmenyerah
#berprestasidarirumah
#merdekabelajar
Sumber : Nomor : 381/sipres/A6/XI/2020

 


Penulis : pengelola web kemdikbud
Editor :
Dilihat 945 kali