Kontes Robot Indonesia dan Tantangannya di Masa Pandemi Covid 19  25 November 2020  ← Back



Bandung, 23 November 2020 -- Melalui berbagai adaptasi yang dilakukan di tengah pandemi Covid-19, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) bersama Institut Teknologi Bandung (ITB) sukses menyelenggarakan Kontes Robot Indonesia (KRI) Tahun 2020 melalui dalam jaringan (daring). Mendikbud meyakini, apapun keadaannya, perkembangan robot nantinya akan betul-betul membantu membangun kehidupan manusia.
 
“Misalnya kategori kontes robot Seni Tari Indonesia. Tidak terbayangkan sebelumnya robot bisa berkontribusi dalam melestarikan kebudayaan,”tuturnya saat menutup KRI tahun 2020 melalui video virtual di Bandung, pada Senin (23/11/2020).

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris ITB Wijaya Martokusumo mengungkapkan, penyelenggaran KRI tahun ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah dan pendidikan tinggi dalam mengembangkan SDM dengan implementasi visi Indonesia maju. “Munculnya berbagai produk robotika ini telah menunjukkan perubahan yang signifikan bagi mahasiswa menuju pribadi yang fleksibel dan adaptif dalam mengikuti perkembangan teknologi dan informasi yang sangat cepat,” ujarnya. 
 
Wijaya mengapresiasi para juara dan tetap memberi semangat kepada para peserta yang belum menjadi juara. “Selamat atas kerja kerasnya. Usaha kalian telah terbayarkan dengan capaian yang luar biasa. Bagi yang belum juara, kalian semua tetap hebat dan juga luar biasa. Menjadi peserta dalam KRI ini merupakan impian dan cita-cita banyak mahasiswa. Teruslah berkarya dan berinovasi untuk bisa berkompetisi pada kompetisi selanjutnya,” ungkap Wijaya. 
 
Senada dengan itu, pelaksana tugas (plt.) Kepala Puspresnas, Kemendikbud, Asep Sukmayadi menyampaikan ajang ini dirancang agar di masa pandemi ini para mahasiswa tetap bisa inovatif dan kreatif. “Ajang ini juga memberikan kesempatan untuk tetap punya ciri sebagai generasi yang tangguh untuk tetap mencipta dengan kemampuan kreatifitasnya dan tentu saja memberikan pengalaman yang berharga untuk menjadi pemimpin-pemimpin di bidang robotika,” tutur Asep.
 
Asep mengucapkan terimakasih kepada pihak ITB atas kerja sama yang baik dalam penyelenggaraan kontes robot tahun ini yang untuk pertama kalinya diadaptasi secara daring. “Dengan sejumlah adaptasi yang sudah disiapkan, alhamdulilah berkat support dari ITB dan juga adaptasi yang sangat kuat dari tim juri dan kontestan KRI, alhamdulillah bisa dilaksanakan dengan baik,” kata Asep. (Denty A./Aline R.)
 
Sumber :

 


Penulis : pengelola web kemdikbud
Editor :
Dilihat 2800 kali