Lembaga Kursus dan Pelatihan Tandatangani Naskah Kerja Sama dengan Enam Belas DUDI  28 November 2020  ← Back

Metro, Lampung, 26 November 2020 --- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Direktorat Kemitraan dan Penyelarasan (Mitras) Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) mendampingi lembaga kursus dan pelatihan (LKP) menandatangani naskah kerja sama yang melibatkan lembaga pendidikan vokasi dengan 16 DUDI.
 
Kegiatan ini menjadi salah satu tujuan rangkaian Gebyar Pendidikan Vokasi Menara Lampung guna meningkatkan kompetensi lulusan vokasi dalam empat bidang prioritas.
Keempat bidang prioritas tersebut adalah permesinan dan kontruksi, hospitality, ekonomi kreatif, dan care service.
 
Direktorat Jenderal (Ditjen) Pendidikan Vokasi, Kemendikbud, memiliki dua target  besar yaitu memperbanyak wirausaha di Indonesia dan mengurangi pengangguran. Strateginya, satuan pendidikan vokasi wajib berkolaborasi, bersinergi dan bekerja sama dengan DUDI.
 
“Jadi jangan hanya tanda tangan MoU saja, karena tanda tangan saja gampang namun dibutuhkan action-nya,” ucap Direktur Kursus dan Pelatihan, Ditjen Pendidikan Vokasi, Kemendikbud, Wartanto dalam acara penandatanganan naskah kerja sama pendidikan vokasi (diksi) dengan DUDI, Kamis (26/11).
 
Direktur Wartanto mengatakan, di era revolusi industri 4.0 dibutuhkan kompetensi yang berbasis industri bagi para pengajar maupun dosen di satuan pendidikan vokasi. Sebagai upaya untuk mendorong program reskilling dan upskilling tenaga pendidik tersebut,  Direktorat Mitras DUDI, Kemendikbud yang mengupayakan agar apa yang tercantum dalam MoU dapat diterapkan ke dalam kurikulum yang berbasis industri.
 
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayan Provinsi Lampung, Sulpakar menyampaikan apresiasi kepada Ditjen Diksi Kemendikbud yang telah memilih Provinsi Lampung dalam menyelenggarakan Gebyar Pendidikan Vokasi. “Ini merupakan event yang sangat penting dan strategis bagi dunia pendidikan khususnya dalam membangun link and match antardunia pendidikan dengan dunia industri,” tutur Sulpakar, mewakili Gubernur Provinsi Lampung.
 
Hadir sebagai perwakilan dari DUDI yaitu General Manager Representatives Archipelago International, Freddy Triono menyampaikan ucapan selamat dan sukses untuk LKP IDeA Indonesia. “Dengan 150 hotel yang berada di bawah manajemen Archipelago International, kami yakin untuk dapat bekerja sama lebih baik lagi dalam berbagai bidang yang sesuai kebutuhan industri,” ujarnya.
 
Penandatanganan naskah kerja sama DIKSI-DUDI diawali dengan peresmian Aidia Grande Hotel sebagai Teaching Factory Lembaga Kursus IDeA Indonesia. Teaching Factory merupakan model pembelajaran yang sudah mengacu pada standar dan prosedur yang berlaku di dunia industri.
 
Direktur LKP IDeA Indonesia, Eko Desriyanto mengatakan Teaching Factory menjadi sarana untuk menjamin grade lulusan IDeA Indonesia dan menambah tingkat kepercayaan DUDI kepada lembaganya. “Hal tersebut untuk mewujudkan IDeA Indonesia menjadi lembaga pelatihan perhotelan berstandar industri kelas dunia,” kata Eko.  
 
Keenam belas DUDI yang hadir dan turut menandatangani naskah kerja sama adalah Crown Plaza Jakarta Hotel and Residences, Gran Melia Jakarta, Harris Suites Puri Mansion Jakarta, Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Manager Pelatihan Indonesia (DPP HMPPI), The Mayflower Jakarta Marriot Executive Apartments, Pesona Alam Resort and Spa Bogor, Santika Mega City Bekasi, The Grove Suites by Grand Aston, Swiss Bellexpress Cilegon, Panorama Hospitality Management, PT Millenium Muda Mandiri, Castle Production, PT Fajar Agung Indo Cemerlang, Swissbell Hotel Bandar Lampung, Sheraton Lampung Hotel, serta Hotel Golden Tulip Springhills.
 
Adapun LKP yang menjalin kerja sama dengan DUDI tersebut adalah LKP IDeA Indonesia, LKP Indonesian Technology-ITECH, LKP Surya Computer, LKP Pelangi Nusa Jaya, LKP Kridawisata dan LKP Indo Dilard. Selain itu, terdapat satu sekolah yang turut dalam penandatanganan naskah kerja sama tersebut yaitu SMKN 1 Sukadana.
 
Harapannya kegiatan ini juga dapat melakukan re-branding pendidikan vokasi melalui pagelaran praktik baik-praktik baik pendidikan vokasi,” pungkas Direktur Wartanto seraya meresmikan teaching factory pada kesempatan yang sama.


 
Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat
Sekretariat Jenderal
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
 
Laman: kemdikbud.go.id
Twitter: twitter.com/Kemdikbud_RI
Instagram: instagram.com/kemdikbud.ri
Facebook: facebook.com/kemdikbud.ri
Youtube: KEMENDIKBUD RI
Pertanyaan dan Pengaduan: ult.kemdikbud.go.id
 
#merdekabelajar
#bersamahadapikorona
#vokasikuatmenguatkanindonesia
Sumber : Nomor : 383/sipres/A6/XI/2020

 


Penulis : pengelola web kemdikbud
Editor :
Dilihat 1142 kali