Pentingnya Bangun Institusi Pendidikan Vokasi Berkualitas  16 Januari 2021  ← Back



Surabaya, Kemendikbud - Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi (Dirjen Diksi), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Wikan Sakarinto menegaskan pentingnya membangun institusi pendidikan vokasi yang berkualitas. Hal ini dimaksudkan untuk mencapai SDM vokasi yang unggul dan sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).
 
Oleh karenanya, Wikan Sakarinto menyatakan bahwa ke depan, jajarannya akan senantiasa mengupayakan terwujudnya pendidikan vokasi yang semakin mumpuni. “Ke depannya pasti kita akan melihat antrean masuk SMK, politeknik, maupun universitas, institut, sekolah tinggi dan akademi (unista) vokasi. Di sana mereka akan mendapatkan pengalaman dan praktik kerja yang kuat untuk kepentingan modal karier masa depan mereka nantinya,” ucap Wikan optimistis.
 
Senada dengan itu, Ketua Forum Direktur Politeknik Negeri Indonesia (FDPNI), Zainal Arief menyampaikan bahwa politeknik siap membuka kesempatan seluas-luasnya agar masyarakat mudah mengakses pendidikan vokasi di politeknik.
 
Tidak dapat dipungkiri, pendidikan vokasi kini makin mengemuka dengan berbagai pilihan program studi yang ditawarkan. Tak hanya itu, ciri khas pendidikan vokasi yang lebih banyak menempatkan menerapkan unsur praktik, menjadikan peserta didik dapat merasakan pengalaman yang lebih dekat dengan situasi riil dunia kerja yang akan mereka hadapi. 
 
Keuntungan lainnya yang bisa didapatkan saat melanjutkan ke pendidikan vokasi adalah ketersediaan lapangan kerja yang lebih luas. “Seorang sarjana terapan atau diploma memiliki kesempatan diterima bekerja lebih tinggi karena keahlian yang dimiliki benar-benar spesifik dan sesuai dengan kebutuhan perusahaan atau instansi tertentu,” terang Wikan.
 
Wikan Sakarinto mengistilahkan, jika tangan kanan seorang lulusan vokasi memegang ijazah, transkrip, dan sertifikat keterampilan, maka tangan kirinya memegang produk nyata yang ia hasilkan selama menempuh pendidikan vokasi. “Ini gambaran lulusan sarjana terapan,” pungkasnya.
 
Di akhir paparannya, Wikan Sakarinto menegaskan kembali agar para pendaftar SNMPTN memilih jurusan sesuai dengan bakat dan minatnya. Ia mengimbau agar pelamar memahami jenjang pendidikan yang menarik minat mereka. “Kalau mau milih pahami dulu, kunjungi laman seluruh kampus di Indonesia. Pilih sarjana akademik atau terapan tergantung bakat dan mau jadi apa kamu di masa depan,” pesannya.
 
Bagi yang tertarik untuk melanjutkan pendidikan pada jalur vokasi, yang perlu diingat adalah kecermatan dalam mencari informasi seputar jalur penerimaan mahasiswa baru. Sebab, pendaftaran dan seleksi tahun ini dilakukan secara online. “Agar tidak salah memilih jalur penerimaan, sedapatnya pendaftar mengakses informasi yang tertera pada laman Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) dan Pusat Informasi Politeknik Negeri se-Indonesia melalui laman http://politeknik.or.id/,” tutup Wikan.
 
Sebanyak 351 program studi sarjana terapan (D4) ikut serta dalam Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Seleksi Nasional Masuk Politeknik Negeri (SNMPN) tahun 2021. Dari jumlah tersebut, 298 program studi berada di 40 politeknik negeri. Sementara itu, 53 program studi berada di 12 unista.
 
Rentang waktu yang harus diperhatikan pendaftar SNMPN yaitu pembukaan tanggal 11 Januari 2021. Pendaftaran SNMPN 2021 tanggal 11 Januari-19 Maret 2021. Pengisian data oleh sekolah tanggal 11 Januari-12 Maret 2021. Verifikasi berkas SNMPN 2021 oleh masing-masing politeknik tanggal 18 januari -26 maret 2021. Penutupan pendaftaran SNMPN 2021 tanggal 19 Maret 2021. Pengumuman SNMPN 2021 tanggal 6 April 2021.
 
Daftar Politeknik dan Unista yang mendaftarkan D4-nya melalui LTMPT dapat dilihat melalui link https://www.ltmpt.ac.id/?mid=20. Informasi selengkapnya mengenai politeknik dan jalur seleksinya silahkan diunduh melalui https://politeknik.or.id. Selanjutnya, informasi mengenai seleksi LTMPT dapat diunduh melalui https://www.ltmpt.ac.id. Adapun informasi lebih lanjut dapat menghubungi Koordinator Humas SNMPN: Andri Suryandari (WA/HP. 0819833824), Humas Diksi: Kristiani (WA/ HP 08161327480), Teguh Susanto: (WA/ HP 08128612886). ***(Denty A./ Aline R.)
Sumber :

 


Penulis : pengelola web kemdikbud
Editor :
Dilihat 4273 kali