SEAQIL Gelar Pelatihan Daring Peningkatan Kompetensi Guru di Asia Tenggara  07 April 2021  ← Back

Jakarta, 5 April 2021 --- Setelah sukses dalam pelatihan pengembangan kompetensi guru bahasa dan personil pendidikan dalam area kompetensi peningkatan kemampuan bahasa Inggris, Jerman, dan Perancis, yang perdana diselenggarakan pada 2020, South East Asian Ministers of Education Organization (SEAMEO) melalui unit teknisnya, SEAMEO QITEP in Language (SEAQIL) menggelar pelatihan dalam jaringan (daring) yang sama untuk guru bahasa di negara anggota SEAMEO di tahun 2021 ini. Pelatihan yang digelar oleh SEAMEO, sebuah organisasi perkumpulan Menteri Pendidikan di Asia Tenggara di mana Indonesia merupakan salah satu anggota aktif ini, dilakukan dengan penambahan area kompetensi bahasa Spanyol dan Portugis.⁣

Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Biro Hubungan Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat, Hendarman, dalam sambutannya mewakili Plt. Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), menyampaikan bahwa kegiatan ini selaras dengan kebijakan pengembangan pendidikan. Kebijakan yang menjadi agenda prioritas ketiga dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Indonesia (RPJMN) 2020-2024 ini berisi tentang pengembangan kualifikasi dan kompetensi sumber daya manusia. ⁣

“Melalui kompetensi bahasa asing yang baik/tinggi, guru juga akan meningkatkan kompetensi profesionalnya, terutama dalam penguasaan bahan ajar yang mendalam sehingga mampu menyampaikan materi ajar dengan lebih baik,” ucap Hendarman  ketika membuka kegiatan tersebut secara virtual di hadapan guru peserta pelatihan yang berasal dari 8 (delapan) negara anggota SEAMEO, Senin (5/4). ⁣

Sejalan dengan pernyataan tersebut, di antara negara anggota, Indonesia memiliki peranan tidak hanya dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, namun turut berperan aktif dalam mendukung pencapaian area prioritas target SEAMEO khususnya revitalisasi pengajaran. “Melalui pelatihan yang digelar oleh SEAQIL Indonesia turut serta mendukung  pengembangan kualitas guru bahasa di kelompok negara anggota SEAMEO”, imbuhnya. ⁣

Acara pembukaan pelatihan daring guru bahasa tersebut juga disertai web seminar yang membahas bagaimana pemanfaatan teknologi selama pandemi ini dalam memperkuat strategi pengajaran dan pembelajaran bahasa. Dengan tiga pembicara kunci, yaitu: 1) Ethel Agnes P. Valenzuela (Direktur Sekretariat SEAMEO); 2) Patrick Logé (Pendiri Altissia); dan 3) Daniel Arie Widhiatama (Dosen Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY)), web seminar ini digelar untuk membahas bagaimana menciptakan proses belajar yang bermakna.⁣

Pelatihan Daring Peningkatan Kompetensi Guru tahun 2021 Sukses Munculkan Ribuan Calon Guru Peminat⁣

Direktur SEAQIL, Luh Anik Mayani, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa SEAQIL menerima 1.273 calon peminat dari seluruh negara, namun total peserta yang sesuai persyaratan berjumlah 600 guru dari 8 (delapan) negara anggota SEAMEO. Adapun rincian peserta pelatihan terdiri dari Kamboja sebanyak 6 guru, Indonesia sebanyak 367 guru, Laos sebanyak 2 guru, Malaysia sebanyak 90 guru, Myanmar sebanyak 1 guru, Thailand sebanyak 18 guru, Filipina sebanyak 93 guru, serta Vietnam sebanyak 23 guru. “Sangat disayangkan bahwa di tahun 2021 tidak ada calon peminat dari Brunei Darussalam, Singapura dan Timor Leste”, tuturnya.⁣

Dari pemilihan bahasa yang akan dilatih, sebanyak 519 guru berminat mengembangkan kefasihan berbahasa Inggris, 50 guru berminat mengembangkan kompetensinya berbahasa Jerman, 29 guru memilih untuk meningkatkan kefasihannya berbahasa Perancis, serta 2 guru hendak menajamkan kepiawaiannya dalam berbahasa Spanyol. “Namun, meski tersedia pelatihan bahasa Portugis, belum ada guru yang menunjukkan keberminatannya”, tambah Direktur Luh Anik Mulyani. ⁣

Pada sesi akhir acara pembukaan, Direktur Luh Anik Mulyani, menyampaikan bahwa teknologi tidak akan pernah menggantikan peran guru sehingga menjadi penting bagi guru untuk dapat menyeimbangkan pembelajaran tatap maya dengan tatap muka. “Oleh karena itu, partisipasi guru dari seluruh negara anggota SEAMEO dibutuhkan untuk menjamin pemerataan pendidikan di Asia Tenggara”, tutupnya.⁣

Pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru dalam area peningkatan kompetensi bahasa asing akan berlangsung selama 3 (tiga) bulan dimulai tanggal 5 April hingga 5 Juli 2021 dengan menggunakan platform pembelajaran bahasa daring.⁣

Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat⁣
Sekretariat Jenderal⁣
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan⁣

Laman: kemdikbud.go.id⁣
Twitter: twitter.com/Kemdikbud_RI⁣
Instagram: instagram.com/kemdikbud.ri⁣
Facebook: facebook.com/kemdikbud.ri⁣
Youtube: KEMENDIKBUD RI⁣
Pertanyaan dan Pengaduan: ult.kemdikbud.go.id⁣

#merdekabelajar ⁣
#bersamahadapikorona ⁣
#BersamaBergerakPulih⁣
Sumber : Siaran Pers⁣⁣⁣ Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan⁣⁣⁣ Nomor : 107/sipres/A6/IV/2021⁣⁣⁣

 


Penulis : pengelola web kemdikbud
Editor :
Dilihat 408 kali