Siaran Pers

Mendikbud Anies Baswedan Sampaikan Duka Cita Atas Wafatnya Menteri Pendidikan Timor Leste  ( 03 Juni 2015, Dilihat 296 kali . )

Mendikbud Anies Baswedan  berencana untuk melakukan kunjungan ke Dili, Timor Leste, untuk bertemu Menteri Fernando Araujo akhir tahun ini. “Pertemuan terakhir kita adalah tiga minggu lalu, dan diskusi panjang, saat itu ada pertemuan Menteri Pendidikan se-Asia Tenggara di Thailand. Bahkan kita sudah berencana mengadakan beberapa kerja sama,” ujar Anies Baswedan.


 

Presiden Jokowi Kirim 798 Guru Garis Depan ke 28 Kabupaten  ( 26 Mei 2015, Dilihat 1002 kali . )

Sebanyak 798 Guru Garis Depan (GGD) siap berangkat untuk ditempatkan di wilayah-wilayah terdepan Indonesia. Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan melepas para Guru Garis Depan menuju 28 Kabupaten yang berada di 4 Propinsi, yakni Papua, Papua Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Aceh, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (25 Mei 2015).


 

Presiden Jokowi Puji Kebijakan Guru Garis Depan  ( 26 Mei 2015, Dilihat 302 kali . )

Kabupaten-kabupaten itu memang memerlukan guru. Memerlukan pendidik untuk anak-anak kita,” ujar Jokowi dalam sambutannya. Ditemani oleh Mendikbud Anies Baswedan dan Agustin, salah satu guru yang akan berangkat mengajar ke Nusa Tenggara Timur (NTT), Jokowi berharap agar para guru ini tidak melupakan pengajaran karakter saat mengajar


 

Lasenas 2015: Ajak Siswa Melawat Tempat Bersejarah dengan Cara Menyenangkan  ( 22 Mei 2015, Dilihat 435 kali . )
Lawatan sejarah sendiri adalah suatu kegiatan perjalanan mengunjungi situs bersejarah yang merupakan bagian dari simpul-simpul perekat yang berorientasi pada nilai-nilai perjuangan dan persatuan untuk memperkokoh ke-Indonesia-an. Peserta Lasenas terdiri atas siswa dan siswa beserta guru di jenjang pendidikan menengah.
 

 

OSN 2015, Stimulus Kecintaan Peserta Didik Terhadap IPTEK  ( 20 Mei 2015, Dilihat 434 kali . )

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) berharap adanya sinergi yang baik antara pemerintah daerah (pemda), dengan pelaku pendidikan, untuk memupuk rasa cinta para peserta didik akan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) melalui penyelenggaraan Olimpiade Sains Nasional (OSN). Sebagai bentuk sinergi, penyelenggaraan OSN yang terencana dengan baik perlu dilakukan


 

Mendikbud Apresiasi Pengawalan Proses UN oleh Berbagai Pihak  ( 08 Mei 2015, Dilihat 268 kali . )
Menurut Mendikbud Anies, laporan kecurangan tahun ini menurun secara sangat signifikan, dari 534 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. “Dari 534 kabupaten/kota di Indonesia, memang ada beberapa laporan usaha kecurangan yang cukup menarik perhatian. Namun walau menurun secara sangat signifikan, kami tidak akan pernah puas dalam melakukan perbaikan,”

 

Siapapun Pelaku Kecurangan UN Tidak Akan Dibiarkan  ( 06 Mei 2015, Dilihat 279 kali . )
Kepala Pusat Penilaian Pendidikan (Kapuspendik) Kemdikbud Prof. Nizam menyatakan, “Kemdikbud menemukan dan juga mendapat laporan tentang beredarnya kunci jawaban ujian nasional di beberapa daerah. Kami memastikan bahwa kunci jawaban yang beredar bukanlah kunci jawaban UN yang sekarang tengah diujikan, karena kunci jawaban baru akan dirakit setelah seluruh ujian selesai untuk keperluan scoring, sebagai bagian dari kehati-hatian dan langkah pengamanan ujian.”

 

Mendikbud Apresiasi Kejujuran Siswa di Yogyakarta  ( 22 April 2015, Dilihat 336 kali . )

Hasil analisis pemindaian LJUN di DI Yogyakarta menunjukkan dua fakta penting, yaitu: (1) Pola jawaban siswa di Jogja menunjukkan tidak ada anomali pada nilai rerata sekolah; dan (2)  Analisis juga menunjukkan bahwa indeks integritas pelaksanaan UN di daerah tersebut juga tetap tinggi (baik).


 

Kemendikbud Identifikasi Tindak Kecurangan UN 2015 Melalui Temuan Kode Naskah  ( 17 April 2015, Dilihat 537 kali . )

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan mengakui booklet soal yang diunggah melalui google drive, digunakan di dua tempat, yaitu NAD, dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Namun, Mendikbud menegaskan hanya booklet soal yang diperuntukkan bagi wilayah NAD yang diunggah melalui akun google drive. “Filenya diunggah di google drive adalah soal untuk SMA IPA yang memang digunakan di dua tempat, yaitu Aceh, dan Yogya. Tapi, yang diunggah adalah untuk provinsi Aceh, di Yogya tidak diunggah,” ujar Mendikbud. 


 

Tindak Kecurangan UN 2015 Melalui Internet Masuki Proses Hukum  ( 16 April 2015, Dilihat 272 kali . )

Laporan tindak kecurangan Ujian Nasional (UN) 2015 dengan mengunggah naskah soal melalui akun google telah memasuki proses hukum. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan menyatakan akan tetap berkomitmen, untuk memproses secara hukum terkait pelanggaran UN tersebut. “Prinsipnya, kita tidak akan biarkan semua masalah lewat, tanpa diproses apabila disitu ada pelanggarannya,” tegas Mendikbud Anies, saat memberikan keterangan pers, di ruang Posko UN 2015, Jakarta, sore ini (16/4).


 

UN Berlangsung dalam Suasana Pembelajaran, Bukan Suasana Ketakutan  ( 15 April 2015, Dilihat 353 kali . )

Ujian Nasional Berbasis Kertas Tingkat SMA berakhir hari ini, Rabu, 15 April 2015. Sementara UN Berbasis Komputer masih akan berlangsung hingga 21 April 2015. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan, menyampaikan secara keseluruhan pelaksanaan Ujian Nasional Tingkat SMA berjalan lebih baik.


 

Kemendikbud Buka Rekrutmen 90 Calon Pendidik untuk Penempatan di Malaysia dan Filipina  ( 09 April 2015, Dilihat 2267 kali . )

"Kita akan merekrut sekitar 90 orang untuk mengajar di Johor, Kinabalu, Sabah, Serawak, dan Mindanao. Mereka untuk mengganti guru-guru kita yang sudah ada di sana, seperti kontrak kerjanya sudah dua kali diperpanjang, atau memang sudah pengen pulang ke sini," ujar Direktur Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar (P2TK Dikdas) Kemendikbud, Sumarna Surapranata.


 

Kemendikbud Imbau Pemda Segera Cairkan TPG PNS Daerah   ( 03 April 2015, Dilihat 464 kali . )

Himbauan ini disampaikan mengingat tenggat waktu penyaluran TPG PNS Daerah selambat-lambatnya tanggal 16 April 2015. Sebagai pedoman, pemerintah daerah dapat menggunakan Petunjuk Teknis (Juknis) Penyaluran Tunjangan Profesi Guru PNS Daerah Melalui Mekanisme Transfer Daerah, yang telah dikeluarkan 31 Januari 2015


 

Komisi VII RNPK 2015 Layanan Satu Pintu dan Pelibatan Publik untuk Tata Kelola dan Efektivitas Birokrasi Pendidikan  ( 31 Maret 2015, Dilihat 295 kali . )

-Efektivitas Birokrasi Pendidikan dengan pelibatan publik menjadi pokok pembahasan dalam Sidang Komisi VII Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan (RPNK) 2015 yang berlangsung di Bojongsari, Depok, 29-31 Maret 2015. Sidang Komisi VII yang dipimpin Inspektur Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Irjen Kemendikbud) Haryono Umar, mengemuka pentingnya untuk mengefektifkan layanan perlu pelayanan terpadu satu pintu dengan pembentukan lembaga atau unit penanganan pengaduan di masing-masing daerah dan di pusat.


 

Komisi VI RNPK 2015 Kebijakan Pelestarian dan Diplomasi Budaya  ( 31 Maret 2015, Dilihat 352 kali . )

Sebanyak 12 isu strategis yang diangkat untuk dibahas permasalahan, penyelesaian, dan penerapan praktek baik yang sudah dimiliki. Isu-isu tersebt meliputi registrasi nasional, pencatatan dan penetapan warisan budaya tak benda, fasilitasi bidang kebudayaan, pembinaan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan tradisi, Hak Kekayaan Intelektual, pembinaan perfilman, sensor film, kerja sama, kerja sama bidang kebudayaan, dan stakeholder yang terlibat dalam delegasi.


 

Komisi V RNPK 2015 Pengembangan, Pembinaan, dan Pelestarian Bahasa   ( 31 Maret 2015, Dilihat 303 kali . )

Sidang membahas kebijakan pengembangan, pembinaan, dan pelindungan bahasa. Kali ini, sebanyak empat isu besar yang diangkat. Pertama, peningkatan kualitas pendidikan bahasa. Berdasarkan data di lapangan, kualitas pendidikan bahasa Indonesia masih tergolong rendah, yaitu terlihat dari kualitas guru Bahasa Indonesia dan non guru Bahasa Indonesia yang memiliki masih kurang inovatif dalam mengajar atau menggunakan Bahasa Indonesia di dalam kelas. Selain itu, kemampuan literasi, minat membaca, menulis siswa Indonesia masih rendah, bahkan hasil penilaian PISA terhadap kedua hal tersebut masih rendah, yaitu menduduki peringkat 64 dari 65 negara.


 

Komisi IV RNPK 2015 UN Jujur 2015 dan Kurikulum 2013 Dilaksanakan Bertahap  ( 31 Maret 2015, Dilihat 422 kali . )

Sidang di Komisi IV RNPK dipimpin oleh Komisi IV yaitu Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Balitbang Kemendikbud) Furqon. Isu dalam pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 2015 mencakup pelaksanaan UN yang jujur, danberkualitas, menjagasemangatsiswa mencapai kompetensi yang baik dalam UN walaupun UN tidak menentukan kelulusan, mengoptimalkan pemanfaatan hasil UN terutama untuk percepatan peningkatan mutu pembelajaran di sekolah. Menjaga kualitas lulusan pendidikan kesetaraan tanpa UN sebagai kriteria kesetaraan.


 

Komisi III RNPK 2015 Dirjen Guru Atasi Kelebihan Guru dan Distribusi Guru Tidak Merata  ( 31 Maret 2015, Dilihat 274 kali . )

Pertama, adanya kelebihan jumlah guru di semua jenjang. Namun, terungkap juga adanya kekurangan guru Pegawai Negeri Sipil, dan Guru Tetap Yayasan. Kedua, sebanyak 252,843 Guru akan pensiun pada tahun 2015-2019. Sehingga, Kemendikbud perlu merekrut guru baru untuk menggantikan sejumlah guru yang akan pensiun tersebut. Ketiga, guru yang masih belum terdistribusi dengan baik, yang berakibat kesulitan pemenuhan jam mengajar.


 

KOMISI II RNPK 2015 Program Indonesia Pintar untuk Dukung Wajib Belajar 12 Tahun  ( 31 Maret 2015, Dilihat 432 kali . )

Pada sidang Komisi II yang dipimpin Direktur Jenderal  Pendidikan Dasar (Dirjen Dikdas) Hamid Muhammad, dan Direktur Jenderal Pendidikan Menengah (Dirjen Dikmen) Achmad Jazidie,  RNPK kali ini membahas Standar Pelayanan Minimal, Program Indonesia Pintar (PIP), Transparansi Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), Pendidikan Karakter, Revitalisasi Komite Sekolah, Pengembangan Sekolah Menengah Kejuruan Vokasi.


 

Komisi I RNPK 2015 Sediakan Materi Pendidikan Orangtua, Tingkatkan Mutu PAUD   ( 31 Maret 2015, Dilihat 380 kali . )

Strategi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menguatkan pelaku pendidikan yang dicanangkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan antara lain memfasilitasi orangtua agar lebih terlibat dalam pendidikan anak-anaknya, mengemuka dalam sidang Komisi I Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan (RPNK) 2015, yang berlangsung di Bojongsari, Depok 29-31 Maret 2015.


 

Empat Kementerian Luncurkan Kajian Kebijakan Pendidikan di Indonesia  ( 25 Maret 2015, Dilihat 1013 kali . )

Sebanyak empat kementerian bekerjasama dengan Organisation for Economic Cooperation and Development (OECD), meluncurkan kajian kebijakan nasional bidang pendidikan di Indonesia. Peluncuran ini merupakan bentuk kerja sama OECD dengan Indonesia, sebagai salah satu dari kelima negara prioritas dalam kemitraan OECD. Keempat kementerian tersebut adalah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Kementerian Agama (Kemenag), Kementerian Keuangan (Kemkeu), dan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti). Sebagai informasi, OECD merupakan organisasi internasional, beranggotakan 30 negara, yang bekerjasama bidang pembangunan ekonomi.


 

Kemdikbud Akan Memverifikasi Buku Kurikulum 2013 Bermasalah  ( 20 Maret 2015, Dilihat 307 kali . )

Menanggapi kontroversi dan pertanyaan publik tentang materi pada buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas XI, Mendikbud Anies Baswedan mengatakan, "Betul, memang kami temukan materi-materi bermasalah pada buku tersebut dan juga buku-buku Kurikulum 2013 yang lain. Seperti saya tegaskan pada November lalu, Kurikulum 2013 dan perangkatnya adalah barang setengah matang yang dipaksakan. Atas alasan itulah kami menunda implementasinya agar dapat dilakukan evaluasi dan perbaikan menyeluruh baik terhadap dokumen kurikulum, buku maupun proses pendampingan dan kesiapan sekolah dan guru.


 

Kemdikbud Akan Memverifikasi Buku Kurikulum 2013 Bermasalah  ( 20 Maret 2015, Dilihat 622 kali . )

Menanggapi kontroversi dan pertanyaan publik tentang materi pada buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas XI, Mendikbud Anies Baswedan mengatakan, "Betul, memang kami temukan materi-materi bermasalah pada buku tersebut dan juga buku-buku Kurikulum 2013 yang lain. Seperti saya tegaskan pada November lalu, Kurikulum 2013 dan perangkatnya adalah barang setengah matang yang dipaksakan. Atas alasan itulah kami menunda implementasinya agar dapat dilakukan evaluasi dan perbaikan menyeluruh baik terhadap dokumen kurikulum, buku maupun proses pendampingan dan kesiapan sekolah dan guru."